Breaking News:

Tribun Palopo

Bentrok Antar Kelompok di Temmalebba Palopo Pecah Dini Hari, Polisi Amankan Satu Orang

Dua kelompok pemuda terlibat pertikaian di Kelurahan Temmalebba di depan RS Mujaisyah, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulsel, Minggu (24/1/21)

Bentrok Antar Kelompok di Temmalebba Palopo Pecah Dini Hari, Polisi Amankan Satu Orang
ist
Situasi kekacauan di Kelurahan Temmalebba Palopo sesaat setelah dibubarkan polisi, Minggu (24/1/21) pagi

TRIBUNPALOPO.COM, BARA - Dua kelompok pemuda terlibat pertikaian di Kelurahan Temmalebba di depan RS Mujaisyah, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulsel, Minggu (24/1/21) pukul 05.00 Wita.

Diketahui kelompok yang bertikai adalah pemuda dari Lorong Manunggal dan Lorong Pres Ban.

Aksi tersebut berlangsung sekitar setengah jam hingga membuat poros jalan Trans Sulawesi macet total.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan kedua kelompok pemuda tersebut.

Dalam kejadian itu petugas kepolisian dari Resmob Polres Palopo dan Polsek Wara Utara mengamankan satu orang pemuda yang terlibat.

Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Edy Sulistyono mengatakan, pelaku yang diamankan kini berada di Mapolres Palopo untuk dimintai keterangan.

"Yang diamankan berinisial A, alamat Kel Temmalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo," kata Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Edy Sulistyono, Minggu (24/1/21) siang.

Informasi yang dihimpun tribunpalopo.com, kelompok pemuda ini sudah empat malam berturut-turut terlibat tawuran.

Namun tidak berlangsung lama karena polisi langsung datang melakukan pembubaran.

Buntut dari pertikaian Minggu pagi tadi, dua pemuda terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Mujaisyah Kota Palopo, karena terkena busur dan serpihan peluru dari senjata rakitan.

Dua korban yakni Reza (18) pemuda dari Lorong Pres terkena busur di bagian perut. Dan Ibrahim (20) bagian tumit terkena serpihan yang diduga dari senjata jenis Papporo.

Petugas kepolisian kini melakukan penjagaan di TKP.

Warga meminta aparat agar menindak tegas dan melakukan mediasi terhadap dua kelompok yang sering beritikai ini.

“Kalau tidak cepat diselesaikan, Temmalebba tidak akan aman,” kata warga setempat yang ada di lokasi kejadian.

Laporan Wartawan Tribun Palopo, Arwin Ahmad.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved