Breaking News:

Gempa Sulbar

Pimpin Penanganan Bencana di Sulbar, Doni Monardo Terpapar Covid-19

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo positif virus corona.

ist
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo 

TRIBUN - TIMUR. COM, MAJENE -- Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo positif virus corona.

Ia meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan sehingga terpaksa melepas masker.

Dia meminta kepada masyarakat untuk sementara menghindari acara makan bersama guna mencegah penularan.

“Karena saat makan kita pasti lepas masker dan celah penularan terbuka. Sebaiknya saat makan, tidak ada orang lain di sekitar kita untuk mencegah tertular atau menulari. Untuk sementara, makan bisa sendiri atau terpisah dari orang lain, ” tutur Doni dalam Rilisnya.

Selama seminggu memimpin langsung penanganan bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, disebutkan ada beberapa momen harus melepas masker ketika bersama orang lain.

“Jadi saya yakin pada saat melepas masker dan makan itulah saya tertular," ujarya.

Doni berada di Sulbar sejak terjadinya gempa pada 15 Januari 2021.

Dia berada dilokasi bencana termasuk berkunjung ke Banjarmasin dilanda banjir bandang.

Dia menuturkan, dalam sebelas bulan terakhir sejak mulai menangani pandemi Covid-19, selalu berusaha menghindari paparan virus dengan menuruti semua anjuran para pakar kesehatan.

Namun, dari semua Langkah pencegahan rupanya tetap ada celah sehingga terpapar virus corona.

Epidemolog Universitas Indonesia yang sekaligus Juru Bicara Nasional Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menduga aktivitas yang begitu padat dan melelahkan serta celah saat makan menjadi penyebab virus Corona menginfeksi Doni Monardo.

“Ini menjadi pelajaran berharga bahwa kedisiplinan selama sebelas bulan itu tetap ada celah seperti saat makan. Sebelumnya ada juga penelitian yang menemukan bahwa para tenaga kesehatan yang tertular saat mereka istirahat untuk makan dan terpaksa membuka masker,” tutur Wiku.

Selain itu, aktivitas yang padat dan melelahkan jadi faktor menurunnya imunitas seseorang sehingga menjadi lebih rentan terhadap penyakit.

“Itulah mengapa, selain menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Kita juga harus menjadi imunitas dengan istirahat cukup, makan bergizi, serta rutin berolahraga, " Tuturnya.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved