Breaking News:

Opini Tribun Timur

Masa Depan Palestina di Era Joe Biden dan Israel First di Masa Pemerintahan Donald Trump

Dalam sejarah perpolitikan AS, banyak Presiden AS takluk terhadap Israel guna menjalankan politik ‘Israel First’, seperti Donald Trump. Joe Biden?

Editor: AS Kambie
Masa Depan Palestina di Era Joe Biden dan Israel First di Masa Pemerintahan Donald Trump
dok tribun-Timur/fb
Aspiannor Masrie, Dosen Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fisipol Unhas

Oleh: Aspiannor Masrie
Dosen Ilmu Hubungan Internasional Fisip Unhas

Opini ini dimuat di Rubrik Opini Tribun Timur cetak edisi Sabtu, 23 Januari 2021. Ditulis oleh Aspiannor Masrie, Dosen Ilmu Hubungan Internasional Fisipol Unhas, dengan judul Biden Masa: Depan Palestina. Aspiannor Masrie menyebut kebijakan Donald Trump mengukuhkan Israel First. Donald Trump bahkan berhasil membujuk Uni Emirat Arab dan Bahrain menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel, serta mendorong negara-negara Arab lainnya untuk mengikuti langkah kedua negara tersebut. Nah, akankah semua itu berakhir di era Joe Bide? Akankah masa depan Palestina lebih cerah di masa pemerintah Joe Biden? Apa itu American Israel Public Affairs Committee (AIPAC)? Akankah Pemerintahan Joe Biden mentaati Resolusi Mejelis Umum (MU) dan Reslusi Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang  pernah dicanangkan dan berpihak kepada Palestina.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Akhir Pemerintahan Donald Trump laksana sebuah kisah buruk dan menyedihkan (sad ending) bagi seorang pemimpin dunia.

Pascakekalahannya dari Joe Biden, rentetan peristiwa berdarah hingga impeachment kedua kalinya dari para senator di gedung parlemen Amerika Serikat (AS), menjadi pukulan telak bagi sang presiden yang penuh kontroversial selama menjabat Presiden AS .

Presiden terpilih AS ke-46, Joe Biden yang akan dilantik 20 Januari 2021 diharapkan mampu membawa angin segar, sesuai dengan janji politiknya dalam menjalankan Kebijakan Politik Luar Negeri AS dengan slogan Amerika Kembali (American Back) bukan Amerika yang pertama (American First) yang dijalankan oleh Pemerintahn Trump selama 4 tahun.

Selain itu, publik menantikan apakah Biden akan mengembalikan dari Kebijakan Nasionalisme Unilateral yang dipakai Donald Trump dengan Kebijakan Diplomasi Multilateral  yang akan menjadi landasan  Biden dalam menjalankan Polugri  AS, termasuk masalah Palestina.

Selama ini, Pemerintahan Trump secara terang-terangan dan terbuka memihak Israel dengan menerabas jalur diplomatik dalam penyelesaikan konflik antara Palestina-Israel.

Dengan kata lain, Pemerintahan Donald Trump menganut prinsip ‘one-state solution’. Tentu akan menjadi tantangan bagi Joe Biden dalam penyelesaian konflik dua negara pada jalurnya,  ‘two-state solution’, yang memandang Israel dan Palestina berdiri sebagai negara yang berdaulat dan saling berdampingan secara damai.

Israel First

Dalam empat tahun terakhir, Pemerintahan Donald Trump telah membuat serangkaian langkah sepihak untuk mendukung Israel. Mulai dari pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel (2017),  pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yarusalem (2018).

Selain itu, AS di bawah Pemerintahan Donald Trump juga memotong lebih dari USD 200 juta bantuan ke Tepi Barat dan Gaza dan USD 25 juta untuk bantuan untuk Palestina di Yerusalem Timur.

AS menutup kantor misi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington 2017, sebagai tanggapan atas penolakan Otoritas Palestina untuk mengadakan pembicaraan yang dipimpin AS dengan Israel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved