Breaking News:

Joko Widodo

Siapa Musuh Kita? Mengapa Presiden Joko Widodo Bentuk Komponen Cadangan Beranggota 25 Ribu Personil

Kementerian Pertahanan mengungkapkan musuh Bangsa Indonesia sehingga Presiden Joko Widodo meneken PP No 3/2021 berisi pembentukanKomponen Cadangan.

Tribunnews
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpidato usai dilantik menjadi presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM- Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah meneken dalam PP No 3/2021.

PP No 3/2021 berisi tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Sebagai kepala pemerintahan, Joko Widodo menyetujui pembentukan Komponen Cadangan dalam jajaran alat negara.

Pihak Kementerian Pertahanan sebagai otoritas pertahanan negara akan melatih dan merekrut 25 ribu orang.

Jumlah ini sekitar 25 batalyon. 

Sebagai informasi, batalyon Infanteri atau Yonif merupakan satuan dasar tempur pasukan Infanteri Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bawah brigade atau resimen.

Batalion infanteri dapat merupakan bagian taktis dari suatu brigade dan dapat juga berdiri sendiri dengan tugas taktis dan administrasi.

Komandan batalyon (Danyon) biasanya seorang Mayor atau Letnan Kolonel.

Mayor berpangkat 1 bunga melati sementara Letkol berpangkat 2 bunga melati. 

Pemakaian istilah batalyon berbeda-beda pada setiap negara.

Halaman
1234
Editor: Muh Hasim Arfah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved