Breaking News:

Sering Meluap, PUPR Palopo Akan Normalisasi Sungai Salubattang

Meskipun anggarannya masih terbatas, namun setidaknya bisa mengurangi rasa was-was warga setempat.

TRIBUN TIMUR/ARWIN
Dinas PUPR Palopo melakukan peninjauan di Sungai Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo. 

TRIBUNPALOPO.COM, TELLUWANUA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palopo melalui Bidang PSDA akan melakukan tindak lanjut terhadap Sungai Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.

Mengingat sungai ini sering meluap dan menyebabkan banjir hingga ke pemukiman warga. Lingkungan Marobo,  Salubattang, menjadi langganan banjir ketika sungai ini meluap.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PUPR Palopo, Andi Baso Akbar menyebutkan pihaknya akan melakukan pengerukan dan pelebaran tahap pertama pada sungai tersebut.

"Rencananya sekitar bulan Maret sudah mulai dikerjakan," katanya ditemui tribunpalopo.com, Kamis (21/1/21).

Meskipun anggarannya masih terbatas, namun setidaknya bisa mengurangi rasa was-was warga setempat.

Dia menjelaskan penyebab banjir di sungai itu karena pendangkalan. Di mana ada sembilan delta yang membentuk tumpukan pasir di sungai itu.

"Dari sembilan delta ada empat delta yang paling besar tumpukannya dan harus dilakukan pengerukan," sebutnya.

Delta sungai atau kuala adalah endapan di muara sungai yang terbentuk karena laju arus lemah atau diam. Aliran air dengan laju rendah tersebut tidak mampu membawa sedimen dari sungai sehingga sedimen mengendap.

Dengan itu, Andi Baso menyebutkan pelaksanaan pengerukan dilakukan bertahap. Mengingat anggaran yang dibutuhkan untuk normalisasi sebuah sungai tidak sedikit.

Untuk tahap pertama, Dinas PUPR masih menggunakan APBD.

"Dengan adanya normalisasi sungai ini, setidaknya bisa meminimalisir atau mengurangi volume air yang meluap ke rumah warga ketika terjadi banjir," kata Andi Baso.

Dia menegaskan persoalan Sungai Salubattang menjadi perhatian serius pemerintah. Pihaknya tetap akan mengusulkan untuk normalisasi berikutnya dengan skala lebih besar agar warga di wilayah itu benar-benar aman dari banjir.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved