Breaking News:

Gempa Sulbar

Relawan Kopel: Kondisi Pengungsi Gempa Sulbar Memprihatinkan, Anak-anak Mulai Terserang Penyakit

Kondisi pengungsian korban gempa asal Desa Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene memprihatinkan

ISTIMEWA
Kondisi pengungsian korban gempa asal Desa Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -Relawan KOPEL Indonesia, Muhdatsink mengaku prihatin melihat kondisi  pengungsian korban gempa asal Desa Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.

Kondisi ini diketahui setelah melihat langsung lokasi pengungsian di Kelurahan Tinambung Kecamatan  Tinambung Kabupaten Polman.

Muhdatsink mencatat pengungsi di daerah itu ada sekitar 39 KK dengan jumlah 180 jiwa yang sebagian di antaranya adalah anak-anak dan balita. Ada 20 orang balita dan 6 orang anak-anak selebihnya adalah orang dewasa

Mereka menempati  3 lokasi pengungsian antara lain di SMK, SMU Layonga dan di Kandeapi.

Di lokasi pengungsian, selain tinggal di atas emperan teras sekolah juga mendirikan tenda-tenda di pinggir jalan.

Mereka tidur dengan beralaskan apa adanya dengan sanitasi yg buruk, serta tidak ada air bersih.

Protokol kesehatan jangan ditanya, di pengungsian tidak lagi menjadi prioritas.

Alasan mereka keluar dari daerah terdampak gempa karena khawatir dengan gempa susulan yg setiap saat datang mengancam.

"Kami tidak tenang di sana, setiap saat terjadi gempa susulan. Kami takut," kata salah seorang korban pada tim relawan KOPEL.

Tim relawan KOPEL di lokasi pengungsian juga menemukan anak-anak dan balita terserang penyakit.

Mereka terpaksa hanya dibiarkan  terbaring di lantai dengan alas seadanya bersama ratusan pengungsi yang lain.

"Belum diketahui jenis penyakitnya. Pihak keluarga mengaku sedang menunggu petugas kesehatan datang memeriksa," kata Muhdatsink dalam pantauan lapangan.

Hingga kini tim relawan KOPEL sedang melakukan koordinasi dengan petugas daerah setempat untuk penangannya.

"Mudah-mudahan secepatnya tertangani", ungkap Sri Wahyuni didampingi tokoh masyarakat setempat di Tinambung. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved