Breaking News:

Tribun Jeneponto

Korban Tenggelam di Jeneponto Belum Ditemukan, Sekretaris BPBD: Pencarian Dilanjutkan Besok

Pencarian nelayan yang diduga tenggelam di laut Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto dihentikan sementara.

ist
Sekretaris BPBD Jeneponto, Sulfikar, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Pencarian nelayan yang diduga tenggelam di laut Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto dihentikan sementara.

Pencarian dihentikan karena sudah mulai gelap (malam) yang tidak sesuai SOP.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Sulfikar mengatakan, pencarian dihentikan sementara.

"Diberhentikan pencarian karena sesuai SOP, karena malam itu tidak efektif untuk penyelaman kemudian timsar ini juga manusia biasa," Kamis (21/1/2021).

Lanjutnya, pencarian dilakukan oleh gabungan tim sar yang terbagi dari Basarnas, BPBD, Pol Airud dari KKLP.

Terkait kendala yang dihadapi para penyelam itu tidak ada.

Hanya saja tidak ada saksi mata yang melihat Sampara jatuh ke laut, melain perahu yang dipakenya terlihat kosong.

"Kendala memang untuk sementara, korban tidak ada saksi yang melihat dimana jatuhnya itu yang menjadi kendala  timsar," tambah Sulfikar.

Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan besok (Jumat).

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Rakib.

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved