Breaking News:

Gempa Sulbar

Aktivitas Pasar di Mamuju Sulbar Kembali Normal

Enam hari pasca gempa bumi magnitudo 6.2 SR yang menggungcang Mamuju, Sulbar, kini aktivitas jual beli di pasar kembali normal.

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Aktivitas jual beli di Pasar Baru Mamuju kembali normal enam hari pasca gempa magnitudo 6.2 SR. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Enam hari pasca gempa bumi magnitudo 6.2 SR yang menggungcang Mamuju, Sulbar, kini aktivitas jual beli di pasar kembali normal.

Pantauan Tribun Timur, Kamis (21/1/2021) di pasar baru Regional Mamuju dan Pasar Sentral Lama Mamuju.

Sebagian besar pegadang bahan makanan, seperti penjual beras, penjual ikan dan bahan campuran serta kebutuhan dasar lainnya sudah mulai buka.

Warga juga tampak sudah mulai berbondong-bondong ke pasar untuk berbelanja kebutuhan mereka.

"Alhamdulillah kita senang sekali karena pasar mulai normal kembali, tidak susah lagi mendapatkan bahan makanan setelah gempa,"kata seorang warga yang berbelanja di pasar baru Mamuju, Misba, kepada Tribun,Kamis (21/1/2021).

Meski mengaku masih mengalami trauma, namun Misba mengaku harus ke pasar untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Tak hanya itu, pedagang buah yang berjejer di sepanjang Jalan Abdul Syakur Pasar Baru Mamuju juga sudah mulai buka dagangan mereka.

Seorang pejual ikan di pasar regional Mamuju Sulbar, Dahliati (28) mengaku kembali menjual di pasar sejak Rabu (20/1/2021) kemarin.

"Kalau saya, sejak kemarin. Saya juga masih sempat menjual ikan sehari setelah gempa," kata Dahliati, Rabu (20/01/2021).

Dia juga mengaku bahwa dirinya masih sangat trauma dengan peristiwa gempa bumi yang mengguncang Sulbar beberapa hari lalu.

"Saya masih trauma, tetapi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, saya harus menjual," ujarnya.

Kemudian Hasni (35) seorang penjual sayur juga mengaku dirinya mulai kembali menjual sejak kemarin.

"Saya baru dua hari kembali menjual," kata Hasni.

Dia juga mengaku masih sangat trauma dengan peristiwa gempa yang terjadi beberapa hari lalu, namun untuk bertahan hidup dirinya harus menjual di pasar. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved