Breaking News:

Gempa Sulbar

Warga Sendana Majene Meninggal di Tenda Pengungsian

Warga Desa Totolisi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Nurbia (53) meninggal di tenda pengungsian

ISTIMEWA
Warga Desa Totolisi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Nurbia (53) meninggal di tenda pengungsian, setelah empat hari mengungsia akibat gempa 6.2 SR yang terjadi pada Jumat (1512021) pukul 02.30 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Warga Desa Totolisi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Nurbia (53) meninggal di tenda pengungsian, setelah empat hari mengungsia akibat gempa 6.2 SR yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) pukul 02.30 Wita.

Nurbia meninggal Rabu (20/1/2021 subuh tadi. Diduga karena menderita sakit.

Kepala Dusun Totolisi, Hanapi, mengatakan almarhumah semalam memang dalam keadaan berbaring di pengungsian karena sakit.

“Tadi malan saya baru data, siapa-siapa yang saat ini sakit di pengungsian, saat di pengungsian almarhumah memang dalam keadaan berbaring, menurut anaknya almarhumah baru beberapa ini sakit demam," kata Hanapi, Rabu (20/1/2021) pagi.

Saat ini almarhumah sudah berada di rumah duka, dan rencananya akan dikebumikan hari ini di pekuburan Islam Totolisi.

Adapun data yang saat ini sakit di pengungsian, sesuai informasi yang didapatkan dari Sekretaris Desa Totolisi Sendana, Ika Fitria Damayanti, ada puluhan orang sakit yang saat ini mengungsi pasca gempa.

"Data yang kami terima terhitung tanggal 19/01 ada 88 orang sakit di pengungsian dengan berbagai macam penyakit,"ujarnya.

Diketahui, ribuan warga Desa Totolisi mengungsi ke dataran tinggi karena wilayah mereka persis di daerah pantai.(tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved