Breaking News:

Bocah Tenggelam di Pantai Lumpue

Ombak Tinggi di Pantai Lumpue Parepare Jadi Hambatan Pencarian Sadewa

Koordinator TRC BBPD Parepare, Erik mengatakan tingginya gelombang di Pantai Lumpue menjadi salah satu hambatan

TRIBUN TIMUR/DARULLAH
Koordinator TRC BBPD Parepare, Erik. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Tingginya ombak Pantai Lumpue menjadi salah satu hambatan yang dialami tim BPBD Parepare dalam pencarian Sadewa (11), bocah tenggelam di Pantai Lumpue, Rabu (20/1/2021).

Sadewa yang tenggelam pukul 15.00 wita masih dalam tahap pencarian oleh tim hingga malam hari, tepatnya pada pukul 23.00 wita.

Hingga saat ini tim pun masih terus melakukan penelusuran di bibir Pantai Lumpue.

Koordinator TRC BBPD Parepare, Erik mengatakan tingginya gelombang di Pantai Lumpue menjadi salah satu hambatan untuk menemukan Sadewa yang tenggelam sejak sore tadi.

"Hingga saat ini, kami masih terus melakukan pencarian korban. Namun tingginya gelombang di Pantai Lumpue ini menjadi kendala bagi kami untuk bisa cepat menemukan korban," katanya.

"Tinggi gelombang  1-2 meter," ungkap Erik.

"Selain itu, kerasnya juga arus yang membuat perahu karet yang kita pakai dalam pencarian susah untuk dikendalikan," bebernya.

Adapun upaya-upaya yang telah kita lajukakan, lanjut dia, yaitu penyisiran di pinggir pantai, kemudian pencarian menggunakan perahu karet, dan pencarian menggunakan alat snorkeling bersama tim-tim yang lain.

Sadewa merupakan warga Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulsel.

Penulis: Darullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved