Breaking News:

Gempa Sulbar

Rawan Longsor, Masyarakat Diminta Tunda Perjalanan Sementara Arah Malunda - Mamuju

Polres Majene mengimbaun kepada seluruh masyarakat agar mengurungkan perjalanan sementara melintasi jalur Trans Sulawesi arah Malunda-Mamuju

ISTIMEWA
Longsor kembali terjadi di Jl Poros Trans Sulawesi Barat, tepatnya di Dusun Belalang,Desa Onang Utara Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Senin (1812021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Kepolisian Resor Majene mengimbaun kepada seluruh masyarakat agar mengurungkan perjalanan sementara melintasi jalur Trans Sulawesi, arah Malunda Kabupaten Majene - Mamuju.

Akses jalan poros Trans Sulawesi Barat arah Selatan ke Barat atau arah aupun sebaliknya Utara ke Selatan sedang dilanda cuaca buruk.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan yang bisa mengancam keselamatan para pengendara ketika melintas wilayah itu.

"Ini semata-mata untuk keselamatan para pengendara yang hanya sekedar berkunjung ke lokasi pengungsian di Malunda maupun Mamuju terkait ancaman longsor akibat hujan lebat," kata Kabag Ops Polres Majene AKP Ujang Saputra.

"Banyak kami perhatikan masyarakat bela-belaan datang ke lokasi pengungsian hanya sekedar melihat kondisi para korban terus ambil dokumentasi kemudian kembali, " ujarnya.

Menurut Ujang, demi keselamatan karena cuaca buruk saat ini bantuan anda cukup dititipkan  kepada petugas atau relawan lainnya sehingga mobilitas ke arah Malunda-Mamuju maupun arah sebaliknya lebih mudah untuk dikendalikan.

"Untuk bantuan selain posko induk di Malunda, juga bisa dititipkan di Polres Majene, Polsek Banggae, di posko kantor kecamatan Pamboang dan kantor kecamatan Sendana karena data pengungsian sudah ada sehingga bantuan bisa disalurkan secara merata," tuturnya.

"Di sepanjang jalan wilayah Kecamatan Sendana itu sering terjadi antrian panjang akibat, kalau mobilitas terus seperti itu di situasi saat ini ditakukan akan menjadi ancaman nyata longsor sewaktu-waktu dapat menimbung para pengendara saat macet," paparnya.

Ujang mengatakan sudah menyiagakan personil untuk mengatur arus lalu lintas juga terbatas, apalagi sebahagian besar pasukan di fokuskan pada pelayanan Posko, pengawalan sehingga partisipasi dan pengertian seluruh pihak sangat diperlukan.

"Kehadiran kita di lokasi memang memberikan dampak besar untuk menghidupkan semangat para korban, hanya saja kondisinya tidak bersahabat akibat cuaca buruk, bantuan dan doa cukup kita titipkan untuk saudara-saudara kita di Malunda maupun Mamuju," sebutnya. (*)  

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved