Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Abaikan Lingkungan, Kementrian ESDM Hentikan Aktivitas Tambang PT PUL di Luwu Timur

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan surat perintah penghentian sementara aktivitas tambang PT Prima Utama Lestari (PUL).

ist
PT Prima Utama Lestari (PUL) pernah mendapat sorotan pasca terjadinya luapan air bercampur lumpur di dekat SPBU Ussu, Kecamatan Malili, Luwu Timur pada Sabtu (11/4/2020). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan surat perintah penghentian sementara aktivitas tambang PT Prima Utama Lestari (PUL).

Surat bernomor B-108/MB.07/DBT.PL/2021 ditandatangani Direktur Teknik dan Lingkungan/ Kepala Inspektur Tambang, Lana Saria diterima TribunLutim.com, Selasa (19/1/2021).

PT PUL disanksi karena imbas terjadinya luapan material lumpur yang menimbun jalan 
poros provinsi di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Luwu Timur pada Jumat, tanggal 15 Januari 2021.

Luapan lumpur ini berasal dari area penambangan Pit Blok E Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Prima Utama Lestari.

Serta merujuk hasil pemeriksaan kasus lingkungan di wilayah IUP PT Prima Utama Lestari yang didaftarkan pada Buku Tambang pada tanggal 15 Januari 2020.

Karena kasus ini, ada tiga poin yang diperintahkan Kementrian ESDM kepada PT PUL agar dilaksanakan yaitu, menghentikan sementara kegiatan penambangan di Pit Blok E.

Selama kegiatan penambangan dihentikan sementara, PT PUL diminta tetap melaksanakan kewajiban pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup di Pit Blok E.

Segera menindaklanjuti perintah Buku Tambang yang didaftarkan pada tanggal 
15 Januari 2020, khususnya perintah nomor 2 dan 3 yaitu: 

Melaporkan pelaksanaan perintah tindakan perbaikan sebagaimana dijelaskan pada 
angka 2 (dua) paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender dari tanggal surat.

Sementara Kabid Penataan Lingkungan DLH Luwu Timur, Nasir DJ mengatakan, DLH akan tetap melakukan pembinaan dan pengawasan terkait dengan aktivitas perbaikan tata kelola lingkungan berdasarkan arahan dan komitmen di dalam dokumen AMDAL PT PUL.

"Rencana besok kami rapat dengan PT PUL terkait hal ini. Pastinya kami tetap lakukan tupoksi kami sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku," kata Nasir kepada TribunLutim.com, Selasa (19/1/2021).

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved