Breaking News:

Gempa Sulbar

218 KK Warga Terdampak Gempa dan Tanah Longsor di Mamasa

Gempa magnitudo 6.2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Majene dan Mamuju pada, Jumat (16/1/2021) dini hari itu, juga berdampak di Kabupaten Mamasa

ist
Warga Desa Baruru, Kecamatan Aralle terpaksa mengungsi akibat gempa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Gempa magnitudo 6.2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Majene dan Mamuju pada, Jumat (16/1/2021) dini hari itu, juga berdampak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Ratusan rumah di wilayah yang berbatasan Majene-Mamasa dan Mamuju-Mamasa dilaporkan mengalami kerusakan, baik rusak berat maupun rusak ringan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Sosial Kabupaten Mamasa, sebanyak 218 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan serius.

Jumlah itu menyebar di sembilan desa di empat kecamatan, yakni 10 KK di  Kecamatan Mehalaan, 3 KK Tandukkalua, Aralle 106 KK dan 99 KK di Kecamatan Tabulahan.

Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda mengatakan, terhadap warga yang terdampak bencana gempa dan tanah longsor, pemerintah Kabupaten Mamasa telah melakukan assessment terkait jumlah warga yang terdampak.

Pemerintah Kabupaten, hari ini akan menyalurkan bantuan berupa bantuan makanan yang dianggap sangat urgent.

Disamping itu kata dia, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sosial, akan terus melakukan pendataan terhadap pengungsi yang datang dari luar darah, untuk diberikan bantuan.

"Ini juga yang akan diberikan bantuan makanan, selain dari Pemda, ada juga dari beberapa komunitas," jelas Marthinus, Selasa (19/1/2021) siang.

"Hari ini, kita akan segera menyalurkan bantuan kepada mereka yang terdampak yang akan dipimpin langsung Bupati Mamasa," sambungnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved