Breaking News:

Tribun Takalar

Toko Campuran di Takalar Diteror OTK, Pelaku Ancam Ledakkan Toko, Minta Uang Rp 50 Juta

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjyanto mengatakan membenarkan insiden teror bom tersebut

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID ZULFADLI SALEH
Isi surat yang ditinggalkan OTK peneror akan ledakkan toko jika tidak menyerahkan uang 50 juta kepada pemilik toko di Dusun Kunjung Mae Desa Bontolanra Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Sebuah Toko Campuran di Dusun Kunjung Mae Desa Bontolanra Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, diteror oleh Orang tak dikenal (OTK).

OTK itu mengancam dengan meninggalkan 2 buah surat kepada pemilik toko campuran jika tidak menyerahkan uang 50 Juta maka bom akan diledakkan. 

Bahkan, OTK itu mengatasnamakan dirinya dari kelompok Al Tauhid.

Pemilik toko, Haja Rostia mengaku dirinya didatangi oleh seorang pria yang tak dikenal menggunakan motor lalu meninggalkan surat ancaman. 

Dikatakan, ada dua surat yang ditinggal kan oleh OTK tersebut.

Isi suratnya, OTK itu meminta uang 50 juta jika tidak menyerahkan maka bom akan diledakkan. 

"Ada tadi orang datang pakai motor bawa surat ke toko. Iya katanya kalau tidak sanggup bayar 50 juta dia (OTK) kasi meledak (toko)," ujarnya, Minggu (17/1/2021) dini hari. 

Dirinya mendapatkan surat ancaman itu pada Sabtu tanggal 16 januari kemarin. 

Usai menerima surat, dirinya pun bergegas menutup toko dan melaporkan aksi ancaman teror bom itu ke pihak kepolisian.

"Jadi saya cepat tutup toko dan langsung melapor ke polisi," bebernya. 

Halaman
123
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved