Breaking News:

Gempa Sulbar

Pengungsi di Majene Bongkar Paksa Tendanya Gegara Pemilih Tanah Marah, Kini Butuh Beras & Air Minum

Idris menyampaikan selama tinggal di posko baru mendapat bantuan berupa mie instan.

ISTIMEWA
Seorang warga di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, meninggal di lokasi pengungsian Gempa Sulbar, Senin (1812021). 

Pengungsi di Majene Bongkar Paksa Tendanya Gegara Pemilih Tanah Marah, Kini Butuh Beras, Air Minum

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Idris, warga Kecamatan Somba, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) membongkar paksa tendanya.

Korban gempa bumi di Majene ini terpaksa membongkar tendanya karena diusir oleh pemilik tanah, tempat ia mendirikan tenda.

Pemilik tanah melarang lokasi tanahnya ditempati pengungsi karena tanaman miliknya akan rusak atau mati.

Pengusiran terungkap setelah viral di media sosial dan menjadi perbicangan waganet.

Pemilik akun mengunggah foto pengungsi yang sedang membongkar tenda.

“Yang sabar keluargaku di Somba. Terpaksa todri pindah karena nausir yang punya tanah. Padahal untuk sementaraji ditempati kasian. Napasalama tau puang Lina ahera,” tulis pemilik akun FB.

Idris, warga Kecamatan Somba, Majene membenarkan kejadian itu.

“Tidak diusir pak, hanya marah yang punya tanah karena tanamannya yang punya tanah ada disitu,” kata Idris.

Tenda yang sudah terpasang langsung dibongkar Idris bersama keluarganya.

Halaman
12
Editor: Abdul Azis Alimuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved