Breaking News:

Pengancaman

Pemilik Toko di Takalar Diancam OTK, Polisi: Sudah Dicek Tidak Ada Bom, Hanya Ancaman

Pemilik Toko di Takalar Diancam OTK, Polisi: Sudah Dicek Tidak Ada Bom, Hanya Ancaman

ist
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjyanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Sebuah toko campuran di Dusun Kunjung Mae, Desa Bontolanra, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan diteror oleh Orang tak dikenal (OTK).

OTK itu mengancam dengan meninggalkan surat kepada pemilik toko campuran jika tidak menyerahkan uang Rp 50 juta maka toko akan diledakkan. 

Bahkan, OTK itu mengatasnamakan dirinya dari kelompok Al Tauhid.

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjyanto, Minggu (17/1/2021) membenarkan insiden teror bom tersebut.

Dia mengatakan, ada seorang pengendara motor yang memberikan dua surat ancaman.

"Ada seorang pengedara motor memberikan dua surat ancaman (teror) dimana isi surat di sini ada bom yang punya radius 25 kilometer," ujarnya.

Saat mengetahui insiden teror bom itu pihaknya langsung mendatangi TKP serta berkoordinasi dengan tim gegana jibom Polda Sulsel.

"Jadi setelah kita cek ternyata tidak ada (bom). Dan kami sudah koordinasi ke tim Resmob polda maupun Gegana dan saat ini dinyatakan untuk gudang sudah aman sudah steril dan tidak ada lagi yang katanya ada bom itu. Jadi pelaku hanya membuat ancaman saja," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribuntakalar.com, Sayyid Zulfadli 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved