Kasus Pencurian
Kepergok Bobol Rumah Pengungsi Gempa Majene, Maling Kabur ke Arah Pantai
Kepergok Bobol Rumah Pengungsi Gempa di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Maling Kabur ke Arah Pantai
Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Unit Reskrim dan piket di Back up Tim Passaka Polres Majene menindaklanjuti adanya postingan di media sosial mengenai adanya dugaan percobaan pembobolan rumah pengungsi korban gempa bumi 6,2 SR, Sabtu ( 16/1/2021) sekitar 23.45 Wita.
Lokasi kejadian tepatnya di Dusun Karema, Desa Tammerodo Sendana, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene dan lingkungan Labuang, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, sulawesi Barat (Sulbar).
"Dari keterangan warga atas nama Rian bahwa pada saat dari gunung ingin menuju ke rumahnya melihat adanya seorang pemuda yang ingin membuka pintu rumah," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Majene, AKP Jamaluddin.
Pada saat itu juga Rian berteriak dan mengejar pemuda tersebut yang berlari ke arah pantai.
Peristiwa serupa terjadi di rumah Sudarman. Saat pulang dari tempat pengungsian menuju ke rumahnya ia mendengar ada orang yang masuk di dalam rumahnya.
"Katanya pada saat ia buka pintu mendengar ada seperti orang yang berlari di lantai dua rumahnya, sehingga pemilik rumah berlari mencari warga dan ketika masyarakat sudah berdatangan kemudian mengecek rumah sudah dalam keadaan kosong, mengenai dengan hal tersebut juga tidak ada kerugian materil," jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya jenis kendaraan beserta nomor polisi yang beredar di media sosial, belum ada saksi-saksi yang membenarkan mengenai kejadian perampokan hal tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dugaan-percobaan-pembobolan-rumah-pengungsi-korban-gempa-bumi.jpg)