Breaking News:

Pengguna Tembakau Gorila di Palopo Diciduk di Kamar Kos

Dua bungkus saset plastik kosong ditemukan didalam lemari plastik dikamar tidur.

TRIBUN TIMUR/ARWIN
Pengguna tembakau Gorila di Palopo diamankan polisi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Satresnarkoba Polres Palopo menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba jenis Tembakau Gorila.

Pelaku ditangkap di sebuah kamar kos di Jl Benteng Raya, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Jumat (15/1/21) dinihari.

Pelaku ialah Putra (27) warga Jl Opu Daeng Mappunna Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Zaenuddin.

"Awalnya petugas mendapat informasi bahwa di tempat itu ada orang yang tidak dikenal menjual tembakau sintek atau tembakau Gorila," kata Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Edy Sulistyono.

Saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti dua saset plastik berisi Sinte atau tembakau Gorila  1,40 gram dibalut lakban Cokelat ditemukan di depan kamar kos.

Tiga saset plastik bekas tempat tembakau Gorila ditemukan di dalam lemari plastik.

Dua bungkus saset plastik kosong ditemukan didalam lemari plastik dikamar tidur.

Satu buah lakban coklat dalam tas warna coklat hijau motif bunga bunga ditemukan diatas kotak sepatu dalam kamar kos dan satu unit HP.

"Pada saat penangkapan, terduga pelaku ditemani pacarnya di dalam kamar, inisialnya K" sebut AKP Edy.

"Terhadap terduga pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 subs pasal 111 ayat 1 subs pasal 127 ayat 1 (1) huruf a UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun," terang AKP Edy.

Terpisah, Kasat Narkoba AKP Zaenuddin menyebutkan pacar pelaku tidak diamankan. Melainkan hanya berstatus saksi.

"Di-BAP sebagai saksi saja, karena tidak tau apa-apa itu, tambahnya.

Sekedar diketahui tembakau Gorila merupakan kategori narkotika golongan I. Tembakau Gorila menjadi berbahaya karena bukan sembarang tembakau, tetapi ada campuran cairan ganja sintetis di dalamnya.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved