Breaking News:

Tribun Luwu

Musim Tanam, Petani Sawah di Lamasi Luwu Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska dikeluhkan sejumlah petani sawah yang ada di Kecamatan Lamasi dan Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
ist
Petani sawah di Lamasi, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan 

TRIBUNLUWU.COM, LAMASI - Kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska dikeluhkan sejumlah petani sawah yang ada di Kecamatan Lamasi dan Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Sekarang pupuk bersubsidi sangat langka, entah kenapa, padahal sudah musim tanam padi," kata Imran, petani sawah di Lamasi, Jumat (15/1/2021).

Keluhan sama diutarakan salah satu ketua kelompok tani, Sarmen.

"Memang benar, saat ini pupuk urea dan phonska bersubsidi mengalami kelangkaan," katanya.

Sebagai ketua kelompok, dirinya tidak tahu menahu penyebab kelangkaan pupuk.

"Ngak tahu pupuknya kemana," sambungnya.

Sampai hari ini, pihaknya masih bingin mencari pupuk.

"Padahal petani punya kartu tani, tapi tidak bisa digunakan," tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah turun tangan.

"Saatnya pemerintah membantu kami, karena kami sudah bingung mau bagaimana lagi," tuturnya.

Diketahui, Pemkab Luwu baru saja mengklaim peningkatan produksi gabah pada tahun 2020.

Katanya produksi gabah tanaman padi di Luwu meningkat 4,11 persen.

Dari 389.056,32 ton tahun 2019 menjadi 405.055,58 ton.

"Khusus untuk tanaman padi, terjadi peningkatan produksi 4,11 persen pada tahun 2020," ujar Kepala Dinas Pertanian Luwu Albaruddin A Picunang.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved