Breaking News:

PENGAKUAN Raffi Ahmad Soal Efek Samping Disuntik Vaksin Covid-19: Rasakan Pegal hingga Kantuk

Raffi Ahmad menceritakan kondisi kesehatannya setelah disuntik vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal Tiongkok itu.

YouTube
Raffi Ahmad disuntik vaksin Covid-19 Sinovac pada bagian lengan sebelah kiri. 

Bagi nakes yang NIK-nya berstatus belum terdaftar, bisa memeriksa kembali Nama dan NIK yang ditulis pada form pemeriksaan.

Jika sudah benar, namun tetap tidak terdaftar, nakes bisa mengirim e-mail ke vaksin@pedulilindungi.id, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Judul e-mail: VAKSIN NAKES_NIK
  • Pada body e-mail: tulis Nama, NIK, Alamat, No HP, dan tipe Nakes
  • Lampirkan surat keterangan dari Kepala Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) tempat bekerja, untuk menerangkan bekerja sebagai nakes di tempat tersebut

Registrasi ulang bagi yang sudah terdaftar

Bagi nakes yang telah mendapatkan SMS info vaksinasi Covid-19, bisa melakukan registrasi ulang di halaman utama https://pedulilindungi.id/.

Untuk melakukan registrasi ulang, cukup klik tombol 'REGISTRASI ULANG' yang ada di halaman utama Peduli Lindungi.

Setelah itu, masukkan nomor HP yang menerima sms info vaksinasi Covid-19, lalu sistem akan mengirimkan kode OTP ke nomor itu.

Setelah kode OTP dimasukkan, nakes akan diarahkan ke dashboard pribadi. Untuk melihat tiket vaksinasi, klik menu 'Riwayat & Tiket vaksin COVID-19'.

Baca juga: Bupati Erlina Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac, Berikut Jadwal Vaksinasi di Mempawah

Kebijakan Kerahasiaan Data PeduliLindungi

1. Registrasi

Pada saat Anda melakukan registrasi pada PeduliLindungi, terdapat beberapa data/ informasi Anda yang akan disimpan yaitu:

  • Nomor HP Anda.
  • Lokasi dan waktu saat terjadi pertukaran data.
  • Data-data yang Anda berikan adalah data yang sah dan benar yang bersifat rahasia.

2. Pengambilan, Penyimpanan dan Pengolahan Data.

A. Pengambilan dan Penyimpanan Data

Data-data yang diambil dan disimpan di dalam ponsel Anda:

  • MAC address pengguna yang terekam oleh pengguna PeduliLindungi lainnya yang sama-sama mengaktifkan bluetooth.
  • User ID pengguna yang didapat ketika registrasi.
  • Lokasi pengguna pada saat terjadi pertukaran data.
  • Waktu pada saat kontak terjadi.
  • Durasi selama kontak terjadi.

PeduliLindungi tidak mengambil data:

  • Daftar kontak di ponsel Anda

Data-data tersebut akan disimpan sementara di penyimpanan lokal ponsel Anda secara terenkripsi dan akan dikirim ke server secara berkala.

Setelah data dikirim ke server, data yang tersimpan di penyimpanan lokal ponsel Anda akan dihapus saat itu juga.

Data-data tersebut disimpan secara terenkripsi di server PeduliLindungi yang aman dan tidak dibagikan ke publik. Data Anda hanya akan diakses bila Anda dalam risiko tertular COVID-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.

Data Anda tidak akan diserahkan atau disebarluaskan kepada pihak lain kecuali kepada instansi pemerintah yang saat ini ditunjuk dalam menangani pandemi COVID-19, atau karena ketentuan hukum.

B. Pengolahan Data Anda

Data yang telah diambil akan diolah di server untuk selanjutnya dilakukan analisis contact tracing.

Contact tracing dilakukan dengan mekanisme:

Pengguna akan memiliki daftar “contact” perhari yang didapat melalui hubungan antara satu bluetooth dengan bluetooth pengguna PeduliLindungi lainnya yang saling berdekatan.

Analisis MAC address akan dilakukan setelah data tersimpan di server dengan cara melihat MAC address yang bersinggungan di lokasi dengan radius 10 meter dalam waktu yang bersamaan.

Jika ditemukan beberapa MAC address dalam lokasi dan waktu yang sama yang saling bersinggungan, maka dapat diartikan bahwa "contact" antara beberapa pengguna telah terjadi.

Semua proses analisis akan dilakukan di server dan menjadi acuan bagi pemerintah dalam menangani masalah tracing penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Baca juga: Gubernur Kalbar Tak Bisa Jalani Vaksinasi COVID 19, Harisson Beberkan Alasan Tak Berikan Rekomendasi

Selain itu, data yang tersimpan akan diolah untuk kebutuhan:

  • Menentukan siapa yang pernah memiliki histori kontak dengan kasus COVID-19 yang Terkonfirmasi, Suspek, atau Kontak Erat.
  • Menentukan lokasi karantina mandiri dan memberikan notifikasi kepada orang yang dinyatakan harus menjalani karantina mandiri.
  • Memberikan informasi kepada masyarakat terkait zonasi yang ditentukan oleh pemerintah.
  • Sebagai informasi umum dalam dashboard untuk pemerintah dalam.
  • Untuk melihat statistik dan riwayat “contact” serta riwayat bepergian pengguna PeduliLindungi.

3. Jika Anda terdiagnosa Positif COVID-19

PeduliLindungi akan meminta persetujan Anda untuk mengakses data hasil contact tracing dalam waktu 14 hari terakhir yang tersimpan di server PeduliLindungi.

PeduliLindungi akan meminta persetujan Anda untuk mengakses data hasil contact tracing dalam waktu 14 hari terakhir yang tersimpan di server PeduliLindungi.

4. Jika Anda dinyatakan melakukan “contact” dengan pengguna lain yang terdiagnosa Positif COVID-19

Anda akan mendapatkan notifikasi bahwa Anda telah melakukan kontak dengan pengguna lain yang terdiagnosa Positif COVID-19 dalam rentang waktu 14 hari terakhir.

Anda akan diminta untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah setempat.

5. Pengguna sepenuhnya mengendalikan data dan dapat sewaktu-waktu dapat mencabut persetujuan perekaman data.

Aplikasi tidak dapat mengambil dan membagikan data tanpa:

Mendapat persetujuan Anda melalui pesan yang ditampilkan ke user secara eksplisit dalam aplikasi PeduliLindungi.

Izin yang diminta hanyalah izin akses data yang dibutuhkan untuk kepentingan contact tracing, melakukan karantina dan penyampain informasi data statistik.

Anda dapat meminta untuk mencabut persetujuan perekaman data dengan mengirimkan e-mail ke pedulilindungi@kominfo.go.id.

Kami akan menghentikan perekaman data dan menghapus data Anda dari server setelah email permintaan kami terima.

6. Pengumpulan data perangkat untuk penyempurnaan layanan

PeduliLindungi mengumpulkan data perangkat Anda dan versi aplikasi untuk peningkatan pengalaman pengguna (user experience) yang lebih baik.

7. Penggunaan Background Location

PeduliLindungi mengumpulkan data lokasi untuk mendukung fitur "Zonasi Covid-19" Fitur yang tetap berjalan tanpa perlu membuka aplikasi.

Pengguna akan menerima notifikasi ketika berpindah dari zona yang satu ke zona lainnya.

Aplikasi akan memberikan informasi apakah zona dimana pengguna berada adalah zona merah (zona terinfeksi), zona hijau (zona aman) atau zona kuning (zona waspada) yang terimbas oleh virus COVID-19.

Pengguna akan sangat terbantu karena notifikasi akan dikirim secara "real time" meski tanpa membuka aplikasi.

Untuk bisa digunakan, Fitur “Zonasi Covid-19” ini membutuhkan background location dari perangkat pengguna, sehingga pengguna perlu mengizinkan permission yang dibutuhkan PeduliLindungi untuk mengakses background location tersebut.

Baca juga: Kepala Kemenag Kubu Raya Dukung Penuh Program Vaksinasi Covid-19, Buktikan Vaksin Sinovac Halal

8. Penghapusan data pengguna setelah pandemi dinyatakan berakhir

Penghapusan Data berkala.

Data kontak bluetooth yang tersimpan di penyimpanan lokal ponsel Anda akan dihapus secara berkala setelah data dikirim ke server setiap hari.

Jika pengguna menghapus aplikasi, data akan ikut terhapus.

Anda dapat meminta penghapusan data di server melalui email ke pedulilindungi@kominfo.go.id
Pada saat pandemi dinyatakan berakhir.

Berdasarkan keputusan pemerintah, PeduliLindungi akan menghapus seluruh data pengguna setelah pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir oleh Pemerintah RI.

Dalam hal PeduliLindungi ingin terus dimanfaatkan oleh pemerintah atau pihak lain untuk keperluan lainnya, maka Anda akan mendapatkan notifikasi persetujuan.

9. Tautan ke aplikasi atau website lain

PeduliLindungi memuat beberapa tautan ke aplikasi atau website milik pihak ketiga, yang mungkin akan mengambil dan mengolah data Anda. PeduliLindungi tidak memiliki akses terhadap data atau informasi yang anda berikan kepada aplikasi atau website tersebut.

10. Jika Anda menggunakan perangkat Android

Untuk perangkat Android dengan versi 6 keatas, aplikasi akan membutuhkan permission untuk mengakses lokasi anda.

Fitur lokasi yang digunakan di dalam PeduliLindungi, menggunakan Software Development Kit dari Google sehingga Google juga akan memiliki akses terhadap data lokasi anda.

Anda dapat melihat permission yang digunakan oleh PeduliLindungi dan menon-aktifkan nya kapanpun melalui menu Setting.

11. Informasi tambahan

PeduliLindungi adalah aplikasi resmi pemerintah Indonesia untuk menangani pandemi COVID-19 di Indonesia.

PeduliLindungi adalah aplikasi yang tidak hanya melakukan contact tracing namun ada beberapa fitur yang mendukung aktivitas di dalam Pandemi COVID-19 ini seperti karantina pengguna, status zonasi daerah, data statistik, diari aktivitas pengguna, cek kesehatan mandiri dan lain-lain.

Tim yang bekerja untuk aplikasi PeduliLindungi menjamin kerahasiaan data pengguna.
Kontak Kami

Jika Anda mengalami kendala atau ada pertanyaan lainnya terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi, Anda bisa mengirimkan e-mail ke pedulilindungi@kominfo.go.id

Ayo berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 ini untuk melindungi Anda dan keluarga Anda dari COVID-19.

Tidak lupa, ayo terus disiplin jalankan 3M, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk kebaikan kita semuanya.

Informasi lebih lanjut mengenai vaksin COVID-19 di Indonesia dapat diakses pada laman https://covid19.go.id/vaksin-covid19. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul LOGIN pedulilindungi.id Cara Cek Penerima Vaksin Covid Gratis! Registrasi di Aplikasi PeduliLindungi,.

Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved