Breaking News:

Sriwijaya Jatuh

Keanehan di Manifes Penumpang Sriwijaya SJ 182, Pihak Bandara dan Maskapai Kecolongan

Keanehan itu ditemukan seorang warga Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Sarah Beatrice Alomau (19) .

PLANESPOTTERS.NET/VIKTOR GULA
Inilah pesawat Sriwijaya Air bernomor registrasi PK-CLC yang jatuh di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021). Hasil investigasi KNKT: sistem Sriwijaya Air SJ-182 masih berfungsi dan tak meledak sebelum terbentur di air. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ada keanehan pada manifes penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu Sabtu (9/1/2021) lalu.

Keanehan itu ditemukan seorang warga Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Sarah Beatrice Alomau (19) .

Richard Riwoe, pengacara Sarah Beatrice Alomau (19) mempertanyakan bagaimana KTP milik kliennya bisa digunakan orang lain untuk naik pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Sebelumnya diketahui, Sarah yang berdomisili di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, terkejut saat mengetahui namanya masuk dalam data manifest penumpang pesawat yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Kemudian Sarah melakukan penelusuran terkati hal tersebut.

Hasilnya, ternyata teman kos sekaligus rekan kerja Sarah yang berada di Tangerang bernama Selvin Daro, menggunakan KTP-nya untuk pergi ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Oleh karena itu, Richard mempertanyakan prosedur keamanan yang membuat Selvin bisa masuk ke bandara dan naik ke pesawat.

“Ada CCTV semestinya ini bisa dicek kembali, dan mestinya untuk persyaratan terbang harus menunjukkan KTP asli."

"Apalagi juga ada persyaratan terbang rapid antigen. Kenapa ini bisa lolos terbang?” ujar Richard saat dihubungi, Selasa (12/1/2021).

Richard menegaskan, KTP asli dan semua identitas masih ada di tangan Sarah.

Halaman
12
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved