Breaking News:

Tribun Bone

Pemda Bone Usulkan Seribu Guru Honorer Jadi PPPK

Pemerintah Daerah (Pemda) Bone, mengusulkan seribu guru honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Bone, Andi Irsal 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Pemerintah Daerah (Pemda) Bone, mengusulkan seribu guru honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Bone, Andi Irsal kepada tribunbone.com, Rabu (13/1/2021).

"Kita usul lebih seribu orang. Sudah dikirim lewat pos dan melalui aplikasi e-formasi. Kita menunggu berapa realisasi atau disetujui Menpan-RB," katanya.

Ia menuturkan, pengusulan guru PPPK ini berdasarkan hasil rapat yang dilakukan dengan Kemendikbud, Kemenpan-RB, Kemenkeu dan pimpinan daerah wilayah tiga. 

Salah satu keputusannya, dibuka satu juta formasi PPPK khusus guru.

Ia menyampaikan hal tersebut kepada pimpinannya dan diminta mengusulkan jumlah guru untuk jadi PPPK sebanyak-banyaknya.

Andi Irsal menjelaskan, guru yang berhak mendaftar PPPK adalah, guru honorer yang aktif mengajar. Guru juga harus terdaftar dalam sistem Dapodik.

"Kalau dia mengajar tapi tidak terdaftar di Dapodik, tidak masuk kriteria, karena daftar nama dan tes nantinya diambil dari data Dapodik," jelasnya.

Selain itu, guru yang berusia 58 tahun masih bisa ikut tes untuk PPPK nantinya.

"Usia guru pensiun kan 60 tahun. Usia 2 tahun sebelum pensiun masih bisa daftar," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved