Breaking News:

Gubernur Sulbar Minta Pejabatnya Tidak Tumpuk Anggaran di Akhir Tahun

Ali Baal pun berharap, seluruh OPD lebih fokus pada program dan kegiatan dengan melaksanakan secara terukur

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi Sekprov Muhammad Idris saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) di Aula Lantai IV Kantor Gubernur. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Rapim Pemprov Sulbar yang akan berlangsung hingga 15 Januari, bahas percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi Birokrasi di Aula Lantai IV Kantor Gubernur Jl Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, Rabu (13/1/2021).

Gubernur Ali Baal Masdar yang memimpin rapim berharap, rapim dapat mengevaluasi capaian seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atas apa yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya, sekaligus melakukan penajaman pelaksanaan program dan kagiatan 2021.

"Tahun 2021 merupakan tahun ke-4 RPJMD Provinsi Sulbar tahun 2017-2022, sesuai laporan dan hasil pantauan langsung dalam beberapa kali kunjungan saya ke lapangan, capaian atau realisasi masih jauh dari harapan, untuk itu diperlukan pemikiran yang inovatif dan penguatan sinergi antara stakeholder untuk memaksimalkan pencapaian program yang direncanakan,"kata Ali Baal.

Dikatakan, kegiatan atau program sejak pertengahan 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan yakni pandemi Covid-19.

"Kondisi itu jangan menjadikan kita kehilangan gairah untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat. Sebaliknya, harus menyemangati kita bekerja lebih keras meningkatkan capaian semaksimal mungkin,"tuturnya.

Ali Baal pun berharap, seluruh OPD lebih fokus pada program dan kegiatan dengan melaksanakan secara terukur dan berorientasi pada hasil, bisa melakukan percepatan untuk pencapaian visi misi gubernur yang tertuang dalam RPJMD, terutama kegiatan 2021 dan rencana 2022 yang merupakan tahun terakhir RPJMD 2017-2022. 

"Bekerja harus disertai tanggungjawab dan inovasi untuk pencapaian hasil yang maksimal. Pelihara kebersamaan dengan melakukan koordinasi untuk menguatkan sinergitas antar semua pihak terkait, juga laksanakan kegiatan secara terarah, profesional, transparan dan akuntabel,"imbuhnya.

OPD juga diminta agar memastikan setiap kegiatan sesuai sasaran yang telah ditetapkan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan memperhatikan efesiensi dan efektifitas.

"Hilangkan kebiasaan menumpuk anggaran yang akan menyulitkan pada akhir tahun anggaran dan pastikan setiap nilai rupiah yang digunakan sesuai ketentuan dan harus dipertanggungjawabkan, jangan melakukan mark-up, jangan fiktif dan jangan mengada-ada. Jaga kepercayaan rakyat terhadap pemerintah dengan menghindari perilaku korupsi dan persoalan hukum lainnya,"tegasnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved