Breaking News:

Demi Dapatkan Pelayanan Kesehatan Memadai, Warga Lenggo Polman Ditandu Puluhan Kilometer

Warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar) ditandu puluhan kilometer untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

facebook
Warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polman ditandu oleh keluarganya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar) ditandu puluhan kilometer untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, Selasa (12/1/2021).

Warga tersebut bernama Mama Inu' ditandu oleh keluarganya menggunakan kursi yang diikat ke kayu sebagai penyangga.

Warga Lenggo, Mirzan mengatakan warga harus ditandu untuk mendapat pelayanan kesehatan karena infrastruktur jalan dan fasilitas kesehatan yang tak memadai di desanya yang jauh dari jangkauan kota.

"Beginilah kondisi masyarakat Lenggo selama puluhan tahun. Jika ada warga yang sakit harus ditandu dengan berjalan kaki puluhan kilometer," kata Mirzan kepada tribun-timur.com, Rabu (13/1/2021).

Melalui akun media sosialnya, Mirzan lantas mengabarkan kondisi dan jeritan hari masyarakat Lenggo kepada publik dan pemerintah di Polman.

"Bagaimana dengan saudara-saudaraku yang berada di perkotaan? Bagaimana rasanya menikmati jalan mulus di sore hari dan di pagi hari?" demikian keterangan foto Mirzan di akun fabebooknya.

"Kami sendiri tidak perlu lagi di pertanyakan, karena inilah jalan yang benar - benar kami lewati dan rasakan letihnya," lanjutnya.

"Bayangkan saja warga desa yang sakit harus ditanduh, mereka kuat dan tidak putus harapan atas cobaan yang di hadapkannya. Pukul lima pagi, salah satu warga desa Lenggo (Mama Inu') harus di tanduh oleh warga dengan berbondong-bondong," tulisnya lagi.

Menurutnya, tentu sakitnya bukan suatu hal yang ringan dan membawa orang sakit puluhan kilometer dengan berjalan kaki bukan perkara mudah.

"Kami merasa sangat terpencil, di desa kami pembangunan masih sangat perlu diperhatikan dan dibuktikan. Terutama sekali jalannya. Udara dari pedesaan itu sangat segar dan jalannya juga perlu di segerakan," katanya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved