Breaking News:

OPINI: Indonesia Tanpa Kompetisi

Membayangkan negara paling fanatis sepak bola, tapi tak memiliki kompetisi sepak bola

Tribun Timur/Mike
Sekretaris jenderal Red Gank Sadakati Sukma 

Indonesia Tanpa Kompetisi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - "Membayangkan negara paling fanatis sepak bola, tapi tak memiliki kompetisi sepak bola". 

Kalimat itu begitu viral. Mampir di akun-akun media sosial kita.

Menggelitik perasaan. Sebab memang begitulah adanya. 

Kita sedang berada di negara yang sangat menggilai sepakbola, negara yang selalu jadi incaran sebagai pasar dari industri olahraga ini di level dunia, namun tak mampu memutar liganya sendiri. 

Para pemain gundah.

Termasuk para pemain asing yang begitu gamang.

Kelompok suporter PSM, The Macz Man, tergabung dalam Super Soccer di Makassar saat memberikan semangat kepada para pemain PSM Makassar belum lama ini di Makassar
Suporter PSM saat memberikan semangat kepada para pemain PSM Makassar belum lama ini di Makassar (Dok.The Macz Man)

Ada yang sudah kabur duluan karena tak tahan dengan situasi ini. 

Para suporter juga kehilangan tontonan. Kebanggaan dan euforia yang selalu bisa menjadi penawar lelah bekerja, saat ini tak ada lagi. 

Ya, 7 bulan lalu tepatnya setelah digulir selama tiga pekan Liga 1 kompetisi dihentikan.

Halaman
12
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved