Breaking News:

Tribun Bantaeng

Kasus Anak Gadis Dibawa Kabur Pria Bantaeng Kini Ditangani P2TP2A

Kasus Anak Gadis Dibawa Kabur Pria Bantaeng Kini Ditangani Pendamping Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

ist
Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DinasPMD PPPA Kabupaten Bantaeng, Sitti Ramlah 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kasus anak gadis yang dibawa lari seorang pria diduga bernama Anjas kini ditangani oleh Pendamping Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Gadis yang baru berusia 16 tahun itu merupakan warga Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Pendamping P2TP2A juga selaku Kepala Bidang PPPA Dinas PMD PPPA Bantaeng, Sitti Ramlah, Selasa (12/1/2021) mengatakan perbuatan itu telah melanggar Undang-undang tentang perlindungan anak.

"Dia masih usia anak. Dan itu melanggar Undang-undang perlindungan anak utamanya di bidang pendidikan," katanya.

Olehnya itu, kata dia, saat ini telah dilakukan pengejaran terhadap pelaku.

Keberadaanya telah diketahui. Saat ini pelaku dikabarkan membawa anak gadis tersebut ke Kabupaten Luwu Timur.

Pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan P2TP2A Luwu Timur untuk menemukan anak gadis tersebut.

"Menurut informasi pelaku sedang berada di Kabupaten Luwu Timur, jadi kami bekerja sama dengan P2TP2A Luwu Timur untuk melacak keberadaan anak tersebut," ungkapnya.

Sekadar informasi, gadis 16 tahun dibawa kabur ketika pamit  untuk mengerjakan tugas sekolah di rumah salah satu temannya, pada Minggu (3/1/2021) lalu.

"Anak saya dibawa kabur sama seorang laki-laki, bernama Anjas awalnya anak saya berpamitan keluar rumah katanya untuk kerja tugas di rumah temannya tetapi tak pulang-pulang," kata Abdul Salam.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved