Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Setelah Puluhan Tahun, Kini Masyarakat Batu Leppa Sinjai Barat Bisa Nikmati Jembatan Permanen

Setelah Puluhan Tahun, Kini Masyarakat Batu Leppa Sinjai Barat Bisa Nikmati Jembatan Permanen

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
ist
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa meresmikan jembatan Batu Leppa, Desa Gunung Perak dan Balakia, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BARAT - Masyarakat Batu Leppa, Desa Gunung Perak dan Balakia, Kecamatan Sinjai Barat mulai menikmati hasil pembangunan jembatan awal tahun ini.

Jembatan yang menghubungkan dua desa tersebut dibangun oleh Pemkab Sinjai dibawah pemerintahan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA).

Kepala Desa Gunung Perak, Muh Yunus, Senin (11/1/2021) mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian bupati Sinjai atas pembangunan jembatan tersebut. 

Menurutnya, sudah puluh tahun masyarakat mengharapkan pembangunan jembatan dan baru kali ini rampung di tangan Bupati ASA.

"Terima kasih banyak, Pak Bupati atas perhatiannya, dulu kalau lewat Manipi ke Malino butuh waktu satu jam, sekarang sisa 30 menit berkat adanya jembatan ini," katanya. 

Sementara itu, Bupati ASA menegaskan Pemkab Sinjai menggunakan semaksimal mungkin anggaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Terutama pembangunan infrastruktur yang selama ini diidamkan. Tentu pembangunan jembatan bukan hanya mempermudah moda transportasi.

Melainkan jauh lebih penting untuk menggairahkan perekonomian masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Apalagi, jembatan yang menghubungkan Kelurahan Balakia, Kecamatan Sinjai Barat itu dapat mempercepat akses menuju Kanreapia, tempat petani sayur Sinjai Barat melakukan transaksi.

"Semoga dengan hadirnya jembatan baru ini, masyarakat lebih bersemangat bertani, berkebun karena hasilnya sudah mudah dipasarkan, mobil sudah bisa masuk," harapnya.

Bupati ASA juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika terdapat kerusakan terhadap jembatan. 

Apalagi, saat ini masih masa pemeliharaan sehingga kekurangan bisa diperbaiki oleh rekanan.

Dia juga mengapresiasi masyarakat karena mau bekerja sama. Biasanya pembangunan infrastruktur berpolemik karena terkendala lahan, tapi masyarakat di di tempat itu rela menyerahkan lahannya.

Selain fokus membangun jembatan, ASA juga fokus membangun jalan hinggga di pelosok kecamatan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved