Breaking News:

Kisah Pilu Pasutri di Takalar, Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik, Tak Pernah Tidur Lelap Kala Hujan

Kisah Pilu Pasutri di Takalar, Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik, Tak Pernah Tidur Lelap Kala Hujan

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Daeng Ngesa, warga Dusun Laikang-Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Kisah pilu pasangan suami istri (Pasutri) bernama Daeng Ngesa dan Ittia di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Mereka tinggal disebuah rumah gubuk yang dibangunnya dengan ukuran sekitar 5 meter persegi.

Mereka tinggal berdua di sebuah tanah milik seorang warga Takalar.

Bahkan rumah mereka tanpa ada aliran listrik dan air. 

Pasutri ini tinggal di area hutan perbatasan Dusun Laikang dan Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Jarak rumah pasutri tersebut terbilang jauh dari pemukiman penduduk. 

Dari Kabupaten Takalar harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, sekitar 30 menit ke Desa Laikang. 

Lalu, dari Desa Laikang ke rumah pasutri itu harus menempuh perjalanan kurang lebih 2 kilometer. 

Belum lagi, jalan yang dilewati adalah tanah jika hujan becek dan harus berjalan kaki menujukediaman Daeng Ngesa dan Ittia.

Dengan menggarap tanah milik warga dan berkebun, keduanya mampu bertahan hidup.

Halaman
123
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved