Sriwijaya Air
2 Hari Sebelum Jatuh, Pesawat Sriwijaya Air PK-CLC Ternyata Terbang dari dan ke Makassar, Lihat Data
Dua hari sebelum jatuh, pesawat Sriwijaya Air PK-CLC ternyata terbang dari dan ke Makassar, lihat datanya.
TRIBUN-TIMUR.COM - Dua hari sebelum jatuh, pesawat Sriwijaya Air PK-CLC ternyata terbang dari dan ke Makassar, lihat datanya.
Pesawat milik maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore.
Pesawat dengan registrasi PK-CLC itu melayani rute penerbangan Jakarta - Pontianak, Kalimantan Barat atau Bandara Intenasional Soekarno-Hatta - Bandara Internasional Supadio.
Pesawat diketahui sempat mengudara pada ketinggian 11.000 kaki sampai 13.000 kaki di atas permukaan laut, namun berhenti di sekitar 11 mil laut sebelah Barat Laut Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di atas Kepulauan Seribu, Jakarta.
Buka crisis center
PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat siapkan crisis center untuk mendata penumpang pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta - Pontianak atau Bandara Internasional Soekarno-Hatta - Bandara Internasional Supadio dinyatakan hilang kontak dan diduga kuat jatuh.
Distrik Manajer Sriwijaya Air Pontianak Faisal Rahman menyebut, ada 62 jiwa yang berada di dalam pesawat.
Terdiri dari 56 penumpang dan 6 awak kabin, seperti pilot dan pramugari.
"Di dalam pesawat ada 62 jiwa. Kru pesawat 6 orang. Sisanya penumpang," kata Faisal, kepada wartawan, Sabtu (9/1/2021).
Faisal belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait hilang kontaknya pesawat Sriwijaya Air.
Pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta - Pontianak dinyatakan hilang kontak.
Kabar itu diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.
"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Adita kepada Kompas.com, Sabtu (9/1/2021).
Sempat terbang dari dan ke Makassar
Pesawat udara Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ-182 yang hilang kontak sejak pada Sabtu sore tadi bernomor registrasi PK-CLC.
Pesawat itu tipe Boeing 737-500 dan berusia 26,7 tahun.
Dikutip dari situs monitor penerbangan Flightradar24.com, pesawat PK-CLC dengan nama "Citra" itu sempat digunakan Sriwijaya Air untuk melayani penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 7 Januari 2020 atau 2 hari lalu.
Berikut datanya.
* Surabaya (SUB) - Makassar (UPG) dengan nomor penerbangan SJ566
* Makassar (UPG) - Luwuk (LUW) dengan nomor penerbangan SJ566
* Luwuk (LUW) - Makassar (UPG) dengan nomor penerbangan SJ567
* Makassar (UPG) - Ternate (TTE) dengan nomor penerbangan SJ596
* Ternate (TTE) - Makassar (UPG) dengan nomor penerbangan SJ597
* Makassar (UPG) - Jakarta (CGK) dengan nomor penerbangan SJ589
Diberitakan sebelumnya, pesawat milik maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore.
Pesawat dengan registrasi PK-CLC itu melayani rute penerbangan Jakarta - Pontianak, Kalimantan Barat atau Bandara Intenasional Soekarno-Hatta - Bandara Internasional Supadio.
Pesawat diketahui sempat mengudara pada ketinggian 11.000 kaki sampai 13.000 kaki di atas permukaan laut, namun berhenti di sekitar 11 mil laut sebelah Barat Laut Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di atas Kepulauan Seribu.
Pantauan KompasTekno pada situs Planespotters.net, PK-CLC adalah pesawat jenis Boeing 737-500 dengan nomor produksi (Manufacturers Serial Numbers) 27323.
Pesawat tersebut pertama kali melakukan uji terbang pada 13 Mei 1994, dan dipakai oleh Sriwijaya Air selama 8 tahun.
Sebelumnya, pesawat yang sama pertama kali digunakan oleh maskapai AS, Continental Air Lines, kemudian dipakai oleh maskapai AS, United sejak Oktober 2010.
Baru pada Mei 2012, pesawat dioperasikan oleh Sriwijaya Air.
Berikut adalah spesifikasi pesawat B737-500 PK-CLC Sriwijaya Air, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Airfleets, Sabtu (9/1/2021).
Registrasi: PK-CLC
Serial number: 27323
Tipe: Boeing 737-500
Mesin: 2 buah CFMI CFM56-3C1 T
erbang perdana: 13/05/1994
Umur pesawat: 26,7 tahun
Konfigurasi: Kelas ekonomi 112 penumpang
Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 dilaporkan hilang kontak setelah take off dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (9/1/2021) sore.
Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak.
Data dari situs pemantau penerbangan, Flightradar24.com, menunjukkan pesawat take off pada pukul 14.30 LT.
Penerbangan SJ-182 seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Internasional Soepadio, Pontianak.
Namun, data Flightradar24.com menunjukkan, B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di sekitar 11 mil laut Bandara Soekarno-Hatta, di atas Kepulauan Seribu.
Pesawat tampak sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, tetapi tiba-tiba ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis.
Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 358 knots.
Pesawat tersebut diduga telah jatuh di laut di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.(tribun-timur.com/kompas.com)