Breaking News:

Tribun Sidrap

11 Sapi di Sidrap Mati Mendadak, Diduga Diracuni, Pemilik Pernah Dapat Ancaman

Warga Kabupaten Sidrap Munawir menemukan sekitar 13 ekor sapi terkapar di perkebunan dan persawahan warga.

Editor: Suryana Anas
ISTIMEWA
Anggota Polres Sidrap meninjau lokasi penemuan 13 sapi yang terkapar di perkebunan dan persawahan warga di Desa Bulu Cenrana Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Kamis, (07/01/21). 

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIAWA - Warga Kabupaten Sidrap, Munawir mendatangi Polres Sidrap, Kamis (7/1/2020).

Ia datang melaporkan seorang petani asal Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa Sidrap.

Munawir melaporkan Abdul Rahman, atas dugaan meracuni sapinya yang menyebabkan hewan peliharaannya mati.

Munawir menemukan sekitar 13 ekor sapi terkapar di perkebunan dan persawahan warga.

13 sapi tersebut diduga minum air yang dicampur pupuk urea dan racun insektisida.

Adapun ke empat pemilik 11 sapi yang mati, yakni Munawir 4 ekor, Saade tiga ekor, Mursalim tiga ekor dan Nurlela 1 ekor sapi.

Sementara 2 sapi masih dalam penanganan atau pengobatan  warga.

Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi membenarkan peristiwa tersebut.

Ia membeberkan, sebelumnya Munawir mendapat ancaman dari Abdul. 

"Korban diancam pelaku kalau ia akan meracuni sapi korban," ungkapnya.  

Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian ratusan juta. 

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp. 110 juta dalam peristiwa ini," pungkas AKBP Leonardo.    

Dari hasil olah TKP, Polres Sidrap mengamankan 5 baskom yang diduga digunakan pelaku sebagai tempat mencampur air dengan racun. 

Laporan wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved