Penanganan Covid

Mulai Senin, Jumlah ASN Majene Masuk Kantor Dibatasi Hingga Resepsi Pernikahan Dilarang

Mulai Hari Senin, Jumlah ASN Masuk Kantor Dibatasi Hingga Resepsi Pesta Pernikahan Dilarang

Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN BASRI
Tim Gugus Tugas Covid 19 Majene, Sirajuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) kembali akan membatasi jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja langsung di kantor.

Pembatasan ini  imbas meroketnya  jumlah kasus positif dan meninggal dunia akibat penularan virus corona atau Covid-19 akhir akhirnya di wilayah Majene.

Menurut Tim Gugus Tugas Covid-19 Majene, Sirajuddin,  jumlah ASN yang boleh bekerja langsung di kantor maksimal yakni 25 persen

"Rencana hari Senin mulai dilakukan pembatasan," kata Sirajuddin, Jumat (08/1/2020).

Selain itu, resepsi pesta pernikahan juga akan dilarang di Majene selama masa PSBB diterapkan untuk mencegah masyarakat berkumpul dalam jumlah banyak di satu tempat.

Menjaga jarak kata dia sangat penting dipatuhi mengingat resiko penyebaran virus Corona yang semakin meluas.

Selama masa PSBB, Pemkab Majene juga bakal memperketat  layanan publik seperti pasar, warkop, warung dan tempat keramaian lainnya.

Seluruh aktivitas malam hari bakal dikurangi. Bagi warga yang tidak mengindahkan larangan itu, akan berikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kendati demikian, kebijakan ini masih menunggu surat edaran yang bakal dikeluarkan Bupati sebelum PSBB mulai diterapkan.

Sirajuddin mengatakan pembatasan dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran penularan virus Corona.

Pasalnya, angka kasus Covid 19 pasca libur Natal dan tahun baru masa libur mengalami peningkatan di Kabupaten Majene. (*)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved