Breaking News:

PAD 2021

Target PAD Sulsel 2021 Rp 4,872 Triliun

Sesuai kesepakatan Anggaran Pemdapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel antara Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel, target PAD sekitar Rp 4,872 triliun.

ISTIMEWA
Pelaksana Tugas Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan pengembangan Daerah Sulawesi Selatan (Plt Bappelitbangda Sulsel) Junaedi Bakri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan pengembangan Daerah Sulawesi Selatan (Plt Bappelitbangda Sulsel), Junaedi Bakri menginformasikan terkait target Pajak Asli Daerah Sulsel pada 2021.

Sesuai kesepakatan Anggaran Pemdapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel antara Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel, target PAD sekitar Rp 4,872 triliun.

"Angka itu terdiri atas empat jenis pendapatan. Terbesar Pajak Daerah sekitar Rp 4,231 triliun diikuti lain-lain PAD yang sah sekitar Rp 472 miliar," ujar Junaedi via pesan WhatsApp, Rabu (6/1/2021).

"Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sekitar Rp 113 miliar dan retribusi daerah sekitar Rp 55 miliar," lanjutnya.

Bila dibandingkan dengan tahun lalu, target Pajak Daerah meningkat sekitar 17,80 persen atau sekitar Rp 753 miliar.

Dimana target Pajak Daerah 2020 sekitar Rp 3,478 triliun. Sementara yang terealisasi hanya Rp 3,363 triliun atau 96,68 persen.

Terkait realisasi pajak daerah yang tidak mencapai target, ia menuturkan dari lima jenis pajak daerah, hanya empat yang dikelola Pemprov Sulsel.

"Yang murni dikelola oleh Pemprov hanya empat item, secara totalitas tercapai," katanya.

"Sedangkan pajak rokok dipungut oleh Kemenkeu melalui Dirjen Bea dan Cukai untuk selanjutnya disalurkan ke daerah dalam bentuk penerimaan pajak rokok bagi daerah," jelasnya.

Sehingga, kata dia, yang tercapai itu yang dikelola murni Pemprov Sulsel.

Keempat pajak tersebut yakni, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekitar Rp 1,251 triliun terealisasi sekitar Rp 1,294 triliun atau 103,40 persen.

Untuk Bea Balik Nama Kendaraam Bermotor (BBN KB) target sekitar Rp 646 miliar, terealisasi sekitar Rp 712 miliar atau 110,15 persen.

Kemudian, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB KB), target sekitar Rp 575 miliar, realisasi sekitar Rp 581 miliar atau 101,08 persen.

Lalu Pajak Air Permukaan (PAP) target sekitar Rp 106 miliar, terealisasi sekitar Rp 105 miliar atau 99,45 persen.(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved