Breaking News:

Tribun Enrekang

Truk Over Kapasitas Dikeluhkan Warga di Enrekang, Kadishub: Tahap Pertama Beri Teguran

Mobil angkutan pasir dan barang yang melebihi kapasitas muatan yang melintas di jalan poros Kabupaten Enrekang mulai dikeluhkan masyarakat.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
ist
Kepala Dinas Perhubungan Enrekang, Muh Alwi 

Sebab, pihaknya juga telah menerima keluhan masyarakat terkait truk angkutan barang dan pasir yang mengakibatkan jalanan rusak, kemacetan dan Lakalantas.

"Jadi 2021 ini akan dilakukan sweaping terkait truk atau kendaraan yang over kapasitas dan over dimensi, ini menindaklanjuti aturan Kemenhub," kata Muh Alwi, Senin (4/1/2021).

"Jadi mobil tak boleh lagi ada yang lakukan modifikasi dengan menambah kapasitas angkutannya dan juga angkutannya berlebihan," tambahnya.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal sweaping, pihaknya akan terlebih dahulu memberikan teguran dengan memberikan tanda di kendaraan yang melebihi kapasitas.

Selanjutnya, jika truk tersebut kedapatan lagi maka akan ditindak tindak tegas dengan memotong dimensi kendaraan yang ditambah dengan mesin gerinda, dan truknya di bawah ke kantor Dishub untuk diberikan sanksi

Terkait kriteria dan maksimal beban kendaraan akan disesuaikan dengan specifikasi aturan mobil dari Kemenhub yang akan dipedomani.

Menurutnya, seharusnya pemberlakuan tersebut akan dilakukan pada 2020 lalu, hanya saja memang karena permasalahan Covid-19 maka permberlakuannya baru diterapkan 2021.

"2020 kemarin ditunda penerapannya, karena  pemberlakuan ini akan berpengaruh ke ekonomi juga, sebab ini mempengaruhi harga barang karena biaya pengangkutan naik dan berdampak ke masyarakat," ujarnya.

"Jadi soal kapan penerapam sweapingnya, kita sisa tunggu komando dari Kemenhub RI, yang jelasnya tahun 2021 ini," tegas Muh Alwi. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved