Breaking News:

Opini Tribun Timur

Ulang Tahun Corona, Pendekatan Kebijakan Penanganan Covid-19, Bagaimana dengan Indonesia?

seharusnya pemerintah berpegang teguh pada 6 dimensi ini. Salah satu fallacy kebijakan pendekatan ini kecenderungan elite mewirausahakan birokrasi

Dokumen Munawir Usman
Munawir Usman, mahasiswa S3 Universitas Tadulako asal Kabupaten Barru, Sulsel 

Ulang Tahun Corona, Pendekatan Kebijakan Penanganan Covid-19

Oleh
drg Munawir Usman MAP
Alumnus FKG Unhas/Pemerhati Kebijakan Publik

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di penghujung tahun 2020, setahun sudah Covid-19 menyerang permukaan bumi ini. Berawal ditemukan pertama kali di Wuhan, China, 1 Desember 2019.

Kini perkembangan virus ini bukan melandai justru semakin meningkat, bahkan telah ditemukan varian baru di Inggris dan kini menyebar ke Asia.

Riset Pusat Pemodelan Matematika Penyakit Menular di London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan bahwa varian baru Covid-19 ini 56 persen lebih mudah ditularkan daripada jenis lainnya. Bahkan beberapa peneliti di CDC (centre for disease control) beberapa negara menyatakan 70 persen lebih mudah menular dan sangat infeksius.

Sehingga data perkembangan akhir-akhir ini di beberapa negara menunjukkan peningkatan luar biasa dan telah mengambil langkah-langkah pencegahan termasuk melakukan lockdown dan larangan warga negara lain masuk ke negaranya.

Bagaimana dengan Indonesia? Kasus tiap harinya dilaporkan sudah sampai pada angka 6000-7000 perhari, dan dimana data terakhir per tanggal 26 Desember menunjukkan angka 707.000 kasus, dengan jumlah meninggal dunia total 20994 jiwa.

Angka tersebut menunjukkan bahwa di Indonesia, laju penularan virus ini semakin meningkat di balik berbagai kebijakan pemerintah yang telah dilakukan dan akan dilakukan.

Bahkan kebijakan melakukan perombakan kabinet kerja merupakan salah satu langkah menurut bapak presiden untuk menekan laju penularan covid 19 ini. Sehingga wajah-wajah baru muncul dengan berbagai ekspektasi yang diharapkan oleh lebih 250 juta penduduk Indonesia.

Namun di balik itu, melihat background para kabinet yg baru saja dilantik maupun yang sudah lama dilantik, hampir mereka adalah para pengusaha-pengusaha yang berhasil memanaje perusahaan dan bisnisnya.

Halaman
1234
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved