Berkaca ke Perusahaan Start Up Korea Selatan Supaya Indonesia Bukan Cuma Ditopang Bisnis Konglomerat

Pandemi Covid-19 menjadi peluang Start Up berkembang. Apalagi Indonesia mempunyai Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, OVO, atau GoJek. 

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Pandemi Covid-19 Harus Jadi Peluang Start Up Berkembang, Geliat Perusahaan Rintisan di Daerah 

Pandemi Covid-19 menjadi peluang Start Up berkembang. Apalagi Indonesia mempunyai Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, OVO, atau GoJek. 

Apalagi pengguna internet di Indonesia mencapai 196,7 juta jiwa.

Bagaimana geliat pelaku Start Up di daerah? 

TRIBUN-TIMUR.COM- Belakangan ini populer film Drama Korea Start Up.  

Film ini memperlihatkan seorang CEO start up dan timnya merengkuh keberhasilan.

Film yang dibintangi Bae Suzy Miss A pun mampu membuat aplikasi pengenalan barang untuk membantu tuna netra.

Di negeri gingseng ini, valuasi Perusahaan Start Up Korea Selatan sudah mencapai 39 miliar dollar Amerika Serikat. 

Sehingga, ekonomi Korea Selatan bukan cuman ditopang perusahaan konglomerat selama ini. 

Perusahaan rintisan juga bisa menopang ekonomi Korea Selatan. 

Kembali ke Indonesia.

Indonesia juga ada ribuan perusahaan startup.

Beberapa unicorn yang menjadi andalan Indonesia adalah Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, Ovo, atau Gojek.

Bahkan nama terakhir kini sudah berstatus sebagai decacorn, alias startup dengan total valuasi di atas 10 miliar dollar AS.

CEO GoJek Nadiem Makarim muncul menjadi pengusaha baru yang sukses lahir dari perusahaan rintisan.  

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved