Breaking News:

Syamsuddin Hamid Mundur dari Kursi Ketua Golkar Pangkep, Taufan Pawe: Ksatria

Taufan Pawe menilai, pengunduran diri Syamsuddin Hamid adalah bentuk sikap kesatria atas kekalahan Golkar di Kabupaten Pangkep.

handover
Ketua DPD II Partai Golkar Pangkep yang juga Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid 

"Sebelum bersikap beliau telah komunikasikan terlebih dahulu dengan saya," tambah Taufan Pawe.

Meski mundur sebagai Ketua DPD II Golkar Pangkep, Syamsuddin Hamid tetap menjadi kader Partai Golkar.

Apalagi Syamsuddin Hamid merupakan kader senior yang dimiliki Partai Golkar.

Taufan Pawe akan menempatkan Bupati Pangkep dua periode itu sebagai Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Sulsel.

"Beliau tetap berada di Golkar tidak kemana-mana. Insyaallah beliau sebagai kader senior sepantasnya dalam kepengurusan saya, diposisikan di Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Sulsel," tandasnya.

Pilkada Pangkep 2020 menjadi kekalahan pertama Partai Golkar.

Syamsuddin A. Hamid gagal melanjutkan dominasi Partai Golkar dalam 15 tahun sejak Pilkada Pangkep 2005 silam.

Ketua DPD II Golkar Pangkep, Syamsuddin A. Hamid mendorong istrinya sebagai calon Wakil Bupati, Rismayani, mendampingi Andi Ilham Zainuddin, ipar Syamsuddin.

Paket ini diusung Partai Golkar, Partai Berkarya, dan PAN.

Sayangnya pasangan ini dikalahkan pasangan Muhammad Yusran Lalogau- Syahban Sammana diusung partai tunggal NasDem.

Syamsuddin A Hamid dikalahkan ponakannya sendiri M Yusran Lalogao.

Pasangan Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (MYL-SS) meraih suara sebanyak 72.973 suara.

Mengungguli paslon Rahman Assagaf-Muammar Muhayang (Ramah) 53.348 Suara.

Kemudian Paslon Andi Ilham Zainuddin - Rismayani (Aiz-Risma) 41.564 suara, dan paslon Andi Nirawati-Lutfi (Anir-Lutfi) 30.467 suara. 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved