Breaking News:

Tribun Mamasa

Kronologis Warga Mamasa Diciduk Polisi Gara-gara Bahas Masalah Covid di Facebook

Asmedi warga di Desa Balabatu, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulbar terpaksa digelandang ke kantor polisi, Senin (28/12/2020) sore.

ist
pelaku diduga menyebar hoax saat sesaat sebelum diamankan polisi 

TRIBUNMAMASA.COM, TANDUKKALUA - Asmedi warga di Desa Balabatu, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulbar terpaksa digelandang ke kantor polisi, Senin (28/12/2020) sore.

Asmedi terpaksa berurusan pihak kepolisian sebab dianggap menyebarkan berita bohong di akun facebook miliknya di grup Facebook Warkop to Mamasa.

Dalam positingannya di facebook, Asmedi menuliskan "Mana itu yg selalu cari pembenaran kalau kerjanya SATGAS C19 bagus, ini pasien di vonis C19 dan di makamkan pakai protokol C19 tapi pakaian yg di pakai selama dirawat dibuang saja di pinggir jalan".

Selain itu, Asmedi juga menuliskan "Mana tim Gugus Tugasnya Kab Mamasa harusnya mereka peka terhadap persoalan ini jangan cuman duduk diam tunggu aliran duit," cuit Asmedi di Facebook.

Kasat reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengatakan, penangkapan bermula dari laporan Satgas Covid-19 Mamasa.

Pelaku memposting informasi tidak benar terkait adanya pasien yang meninggal lalu dicovidkan.

Kata Dedi, pelaku tidak percaya bahwa pasien yang meninggal positif covid-19.

Setelah dikuburkan sesuai prosedur covid, lanjut dia, ternyata ada bekas pakaian almarhumah yang tertinggal.

"Dia memposting lagi bahwa kalau memang covid, kenapa pakaiannya tidak ikut dikuburkan," kata Dedi menjelaskan.

Akhirnya Satgas sebut dia, mendatangi tempat dimana pakaian itu tertinggal.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved