Breaking News:

Kisah Pilu Marlina, Warga Mamuju Tengah Menahan Sakit di Rumah Tak Layak Huni

Karena keterbatasan ekonomi, Marlina harus pasrah tak berdaya di rumahnya. Suaminya hanyalah seorang kuli harian dengan penghasilan tidak menentu.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Marlina terbaring sakit di rumahnya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kisah pilu dialami Marlina (40) bersama suami dan lima anaknya, warga Desa Lumu, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah.

Marlina terbaring sakit selama bertahun-tahun di rumah reot akibat penyakit pembengkakan jantung (Kardiomegalino) dan patah tulang belakang yang dialami.

Karena keterbatasan ekonomi, Marlina harus pasrah tak berdaya di rumahnya. Suaminya hanyalah seorang kuli harian dengan penghasilan tidak menentu.

Salah seorang tetangga, Yudi Pranata, mengataka, kondisi Marlina dengan sakit yang diderita sudah berlangsung lama. Bahkan tiap malam merintih akibat sakitnya.

Kata dia, masyarakat yang prihatin dengan kondisi Marlina yang tiap malam merintih, terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas Topoyo. 

"Kami kasihan melihat ibu Marlina yang menahan rasa sakit setiap hari. Suaminya kesehariannya cuman kuli bangunan pak, untuk bisa menafkahi istri dan lima anaknya," ucapnya, Senin (28/12/20).

Saat ini ibu Marlina hanya pasrah, suaminya hanya bisa mendoakan kesembuhan istrinya karena terkendala dengan biaya.

Suami Marlina bergarap uluran tangan para dermawan untuk melanjutkan tindakan operasi, karena mereka miliki BPJS namun tidak bisa digunakan.  

"Kami berharap semoga ada perhatian sesama warga untuk membantu meringankan beban keluarga Marlina yang kini terbaring di rumah sakit,"katanya.

Kondisi rumah Marlina hanya beratap rumbia dan sebagiannya sudah lapuk dan bocor.

Dindingnya pun dari sisa papan, tampak dari depan rumah itu sudah miring, yang bila dihempas angin kencang mungkin saja bisa roboh.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved