Breaking News:

Politani Pangkep

33 Mahasiswa Prodi ABI Politani Pangkep Magang di 10 Perusahaan dan BUMN, Ini Pesan Ketua Jurusan?

Sebanyak 33 mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Internasional (ABI) Politani Pangkep bakal melakukan kerja praktik.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
dok politani pangkep
Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Internasional (ABI) Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (PPNP) atau Politani Pangkep mengikuti pembekalan Pengalaman Kerja Praktik Mahasiswa (PKPM) selama dua hari, Sabtu (26122020) dan Senin (28122020). Pembekalan dilangsungkan secara daring atau dalam jaringan via ZOOM. 

"Kegiatan PKPM di Iduka, saya nilai sebagai sarana yang efektif untuk penyesuaian diri dengan perkembangan Industri. Karena itu hendaknya anak-anakku nanti dapat memanfaatkan kegiatan PKPM ini sebaik-baiknya," kata Mauli.

Tujuan Program PKPM

Dalam sambutannya, Mauli Kasmi juga menjelaskan tujuan pelaksanaan PKPM, yakni ada enam hal.

"Pertama, Belajar mengimplementasi teori secara faktual sehingga memiliki pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan di dunia kerja," kata Mauli Kasmi.

Kedua menjembatani gab antara teori dan praktik mahasiswa, ketiga mahasiswa diharapkan melakukan kerjasama tim, keempat mengkaji dan mengobservasi realitas di lapangan.

Ketua Jurusan Agribisnis Politani Pangkep Dr Mauli Kasmi MSi
Ketua Jurusan Agribisnis Politani Pangkep Dr Mauli Kasmi MSi (dok pribadi)

Kelima mahasiswa mampu mengkaji permasalahan-permasalahan praktis dunia kerja dan belajar memberikan solusi alternatif.

Dan tujuan keenam, mahasiswa mampu menjawab permasalahan praktis di lokasi praktik tersebut yang kemudian dilanjutkan sebagai bahan kajian tugas akhir atau skripsi.

PKPM ini salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi).

Program PKPM ini adalah sebagai terobosan untuk memaksimalkan penyerapan lulusan vokasi ke Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).

Tepatnya link and match atau "penikahan massal" dengan dunia industri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved