Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bripda Eka Safitri Ani

Profil Bripda Eka Safitri Ani, Atlet Pencak Silat Anggota Brimob Polda Sulsel

Bripda Eka Safitri Ani (19), personel Polwan yang memperkuat Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Sabtu 26 Desember ini, ia genap berumur 20 tahun

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Bripda Eka Safitri Ani 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bripda Eka Safitri Ani (19), personel Polisi Wanita (Polwan) yang memperkuat Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan.

Sabtu 26 Desember ini, ia genap berumur 20 tahun.

Polwan asal Kabupaten Wajo itu, dilibatkan dalam apel Patroli Skala Besar yang digelar di Mako Batalyon A Brimob Polda Sulsel, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (25/12/2020) sore.

Patroli yang dipimpin Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kombes Pol Muhammad Anis itu dalam rangka pengamanan Operasi Lilin dan pantauan penerapan protokol kesehatan saat libur Natal dan Tahun Baru.

Layaknya personel lainnya, Bripda Eka sapaan Eka Safitriani juga tampak garang dengan kostum Brimob yang dikenakan.

Menenteng senjata laras panjang, mengenakan helm anti peluru dan mengenakan masker hitam.

Bripda Eka dikenali sebagai seorang polwan, dengan balutan jilbab hitam yang menutupi rambutnya.

Ditemui seusai apel, Bripda Eka mengaku sangat bangga mendapat kesempatan bergabung di Korps baret biru itu.

Pasalnya, sejak lulus di SMA Negeri 6 Wajo tahun lalu, ia mendaftar di Korps Bhayangkara lantaran ingin menjadi bagian dari personel Brimob.

Brimob, kata dia, adalah cita-citanya sejak sekolah dasar, lantaran kerap melihat tayangan aksi Brimob di televisi.

Sebelum resmi mengenakan seragam brimob, Bripda Eka mengaku sempat ditolak saat meminta untuk bergabung di Brimob Resimen.

"Pas kemarin ada angket di SePolwan (Sekolah Polwan) saya memang minta di Brimob Resimen, tapi tidak diterima. Pas dikembalikan di Polda (Sulsel) ditanyakan, ada yang mau masuk Brimob? Jadi saya angkat tangan, saya mau masuk Brimob komandan," ujar anak pertama tiga bersaudara itu.

Lalu apa yang membuat putri pertama dari pasangan Kamaruddin dan Darmawati itu begitu tertarik dengan Korps Brimob?

Bripda Eka mengaku tertarik menjadi anggota Brimob setelah melihat latihannya.

Khususnya, latihan Gerilya Anti Gerilya (GAG).

"Kalau saya suka latihannya Brimob, semacam GAG yang menantang di hutan," ujar Bripda Eka.

Hal menantang bagi Bripda Eka merupakan kegemaran yang digeluti sejak duduk di bangku SMA.

Terbukti dengan ia menyandang status sebagai salah satu atlet Pencak Silat tingkat Nasional.

"Kebetulan saya atlet Pencak Silat di tingkat nasional semenjak di SMA. Sekarang sabuk biru," bebernya.

Dengan sabuk biru yang disandangnya itu kata dia, dirinya sudah diperbolehkan melatih.

Namun, ia mengaku masih merasa perlu belajar banyak.

Jika disuruh memilih, ia mengaku sangat mendambakan menjadi personel Pelopor. "Tapi tergantung pimpinan ditempatkan di mana saja," ucapnya.

Saat ditanya terkait personel sniper dari satuan Brimob, Bripda Eka juga mengaku sangat berminat." Siap, mau," kata dia.

Terpisah Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis mengatakan, kehadiran Eka di satuannya memang sangat diperlukan.

Khususnya di satuan Gegana. Pasalnya, kata Muhammad Anis, Detasemen Gegena Brimob Polda Sulsel saat ini masih membutuhkan personel tambahan.

"Tentunya kita akan libatkan dalam penugasan-penugasan khusus. Sekarang kan masih pembinaan, kalau sudah bagus, kemungkinan kita akan tempatkan di Gegana," ungkap Muhammad Anis.

Sekadar diketahui, Detasemen Gegana merupakan unit yang bertugas menangani anti teror.

Aksi-aksi tim Gegana di sejumlah lokasi teror di Indonesia telah marak terlihat di tangannya pemeberitaan.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved