Tribun Wajo
Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Warga Sabbangparu Wajo di Sungai Walennae Ditutup
Tim SAR gabungan menutup pencarian warga Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo yang hanyut di Sungai Walennae, Jumat (25/12/2020).
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUNWAJO.COM, SABBANGPARU - Tim SAR gabungan menutup pencarian warga Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo yang hanyut di Sungai Walennae, Jumat (25/12/2020).
Setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari, korban tak kunjung ditemukan. Alhasil, tim SAR memutuskan menutup pencarian sesuai SOP.
"Pencarian sudah ditutup hari ini, mohon maaf korban belum bisa kami temukan," kata Koordinator Pos SAR Bone, Andi Mukti Ali.
Operasi pencarian pun berakhir. Tim SAR juga telah menyambangi kediaman keluarga korban dan memberi penjelasan.
Meski ditutup, Andi Mukti Ali menyebutkan akan membuka kembali pencarian apabila tanda-tanda keberadaan korban ditemukan.
"Apabila korban ditemukan, tim SAR gabungan akan melaksanakan evakuasi korban," katanya.
Sebagaimana diketahui, pada pencarian warga Kecamatan Sabbangparu yang hanyut dan hilang di sungai itu, melibatkan 20 personel dari berbagai unsur SAR.
Korban yang merupakan warga Desa Bentenglompo bernama Baso Wettoi (78) terjatuh dan hanyut saat mencari kayu di Sungai Walennae, Sabtu (19/12/2020) lalu.
"Saat korban dapat kayu besar yang hanyut dari hulu, korban tergelincir jatuh ke sungai yang alirannya deras," kata salah satu personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Kustang Firman.
Istri korban sempat berusaha menolong dengan menggunakan sebatang bambu. Sayangnya, korban sudah tak bisa meraih batang bambu yang disodorkan istrinya.