Breaking News:

Politani Pangkep

Akademisi Politani Pangkep Mauli Kasmi Ikut Deklarasi FERPUKPI Kawal UU Cipta Kerja Sektor Kelautan

FERPUKPI kepanjangan dari Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia. Deklarasi dilangsungkan pada hari Sabtu, 12 Desember 2020 lalu.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Arif Fuddin Usman
Tribunnews.com/fx ismanto
Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia atau FERPUKPI menggelar Deklarasi Kawal UU Cipta Kerja Bidang Kelautan, pada Sabtu, 12 Desember 2020 lalu. 

"Agar mudah, transparan dan konsisten terhadap pengelolaan usaha hasil laut kita," ujar Ketua Umum FERPUKPI, Kris Budiharjo disela acara deklarasi tersebut.

Lebih lanjut, Kris Budiharjo mengatakan, UU Cipta Kerja harus dikawal agar tidak terjadi tumpang tindih pengurusan izin.

"Agar tidak terjadi aturan sesuai kemauan pejabat pemerintah saja, tetapi harus berbasis pada kepentingan nasional dan dunia usaha," imbuhnya.

Kawal Aturan Turunan

FERPUKPI dikatakan Kris Budiharjo, akan mengawal aturan turunan UU Cipta Kerja di sektor kelautan dan perikanan seperti dalam PP, Perpres dan Permen.

"Menjadikan pelaku usaha bukan obyek kebijaksanaan pemerintah semata, tetapi menjadi mitra strategis.

"Terutama dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia serta dalam pengelolaan hasil kelautan dan perikanan yang berkesinambungan," ujar Kris Budiharjo.

Untuk jangka panjangnya, FERPUKPI akan memperkuat jaringan internasional dalam pemasaran hasil laut Indonesia.

FERPUKPI memiliki keanggotaan beragam, selain akademisi, termasuk dari gabungan asosiasi di bidang kelautan dan perikanan ini 

Kris Budiharjo pun berharap, para asosiasi yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan agar kompak untuk bergabung dengan FERPUKPI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved