Breaking News:

Politani Pangkep

Akademisi Politani Pangkep Mauli Kasmi Ikut Deklarasi FERPUKPI Kawal UU Cipta Kerja Sektor Kelautan

FERPUKPI kepanjangan dari Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia. Deklarasi dilangsungkan pada hari Sabtu, 12 Desember 2020 lalu.

Tribunnews.com/fx ismanto
Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia atau FERPUKPI menggelar Deklarasi Kawal UU Cipta Kerja Bidang Kelautan, pada Sabtu, 12 Desember 2020 lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Dr Mauli Kasmi MSi dari Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atau Politani Pangkep hadir dalam Deklarasi FERPUKPI Kawal UU Cipta Kerja Sektor Kelautan.

FERPUKPI kepanjangan dari Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia. Deklarasi dilangsungkan pada hari Sabtu, 12 Desember 2020 lalu.

Baca juga: Bandara Makassar Buka Layanan Rapid Test Antigen, 1 Jam Hasil Keluar, Harganya Rp 175.000

Baca juga: Gelar Webinar, Polinas Tamalanrea Bahas Peluang & Tantangan Tenaga Kerja Kompeten di Era New Normal

Hadir sebanyak 12 asosiasi bidang kelautan dan perikanan dukung deklarasi FERPUKPI yang berlangsung di Dago Restaurant Jalan Panglima Polim no 61, Jakarta Selatan.

Acara deklarasi FERPUKPI ini diinisiasi oleh para penggagas PERFUKPI seperti Kris Budiharjo, Eko Djalmo dan A Bayu Putra juga dihadiri oleh akademisi dan pelaku usaha.

Mauli Kasmi sendiri tak hanya mewakili akademisi dari Politani Pangkep. Ia juga sekaligus pelaku usaha di bidang perikanan dan kelautan.

Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia atau FERPUKPI menggelar Deklarasi Kawal UU Cipta Kerja Bidang Kelautan, pada Sabtu, 12 Desember 2020 lalu.
Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia atau FERPUKPI menggelar Deklarasi Kawal UU Cipta Kerja Bidang Kelautan, pada Sabtu, 12 Desember 2020 lalu. (tribunnews.com/fx ismanto)

Dan tentunya setelah Undang Undang Cipta Kerja atau UU Omnibus Law disahkan di DPR RI beberapa waktu lalu, khususnya sektor kelautan- perikanan butuh pengawalan.

Dikutip dari tribunnews.com, acara deklarasi menerapkan protokol kesehatan (Prokes) covid-19 yang ketat.

Pada acara deklarasi, Federasi Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan Indonesia (FERPUKPI) menyatakan siap mengawal kebijakan pemerintah.

Terutama yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia guna mewujudkan kedaulatan pangan, khususnya hasil laut.

"Jangka pendeknya, mengawal regulasi kelautan dan perikanan sesuai Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

Halaman
123
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved