Breaking News:

Fenomena La Nina

BMKG Sebut Fenomena La Nina Berpotensi Ganggu Penerbangan di Makassar, Ingatkan Operator Hati-Hati

BMKG Makassar menyebut Fenomena La Nina akan berdampak pada aktivitas transportasi, baik laut maupun udara

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Awan hitam menyelimuti Kota Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - BMKG Makassar menyebut Fenomena La Nina akan berdampak pada aktivitas transportasi, baik laut maupun udara.

Hal ini diungkapkan oleh Kasubid Pelayanan Jasa BMKG Makassar Siswanto, menurutnya terjadi perkembangan pertumbuhan awan (cumulonimbus) di Selat Makassar. 

Sehingga berpotensi mengganggu operator penyeberangan jalur laut maupun udara.

"Khusunya udara, karena tidak ada posisi pilihan terbang selain arah terbangnya ke bagian barat, pertumbuhan awan itu ada di barat sebagai selat Makassar. Ini akan sangat mengganggu operator penerbangan, jadi harus hati-hati," ujarnya, Kamis (17/12/2020).

Berdasarkan pantauannya, awan kumulonimbus mulai terlihat tebal di langit barat Makassar.

"Operator penerbangan pasti sudah mulai tidak nyaman karena awan ini mulai tumbuh, itu akan mengganggu sekali karena pasti mereka (pesawat) akan menghindar dan tidak mungkin masuk ke awan," katanya.

Posisi puncak fenomena La Nina yang diprediksi pada Januari dan Februari 2021 dinilai telah mulai terlihat tanda-tandanya.

Hal ini dapat dilihat dari curah hujan yang mulai tinggi, seperti pada curah hujan terakhir November 2020 yang telah di atas normal, yaitu 161 mm dalam 10 hari.

"Itu yang kita khawatirkan, karena sudah mulai kelihatan ada peningkatan curah hujan, dikhawatirkan lebih dari 100 mm setiap hari," tutupnya.

Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved