Breaking News:

Pilwali Makassar

Partisipasi Pemilih Versi QC 59,28 Persen, Tiga Kali Pilwali Makassar Selalu di Bawah 60 Persen

Partisipasi pemilih di Pemilihan Wali Kota Makassar selalu di bawah target nasional.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN
KPPS menghitung hasil pemungutan suara Pilwali Makassar 2020, Rabu (9/12/2020) lal. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partisipasi pemilih di Pemilihan Wali Kota Makassar selalu di bawah target nasional.

Pada Pilwali Makassar 2020, angka partisipasi pemilih hanya 59,28 persen berdasarkan hasil hitung cepat LSI Denny JA.

Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilwalkot Makassar 2020 sebanyak 901.087 pemilih.

Artinya, partisipasi pemilih jika dihitung hanya sekitar 534.164 orang.

Jika hasil hitungan resmi tak jauh dari hasil hitung cepat, maka hal itu menambah deretan rendahnya partisipasi pemilih di Kota Makassar.

Dalam dua kali Pilwali Makassar sebelumnya, angka partisipasi pemilih tidak pernah berada angka 60 persen.

Pada Pilwali Makassar 2013 lalu angka partisipasi pemilih hanya 59,94 persen. Jumlahnya 585.231 orang.

Ketika itu sepuluh pasangan calon bertarung memperebutkan kursi 01 dan 02 Pemerintah Kota Makassar.

Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU Kota Makassar sebanyak 983.990.

Pasangan Danny-Pomanto-Syamsu Rizal (Dia) yang meraup 182.424 suara atau 31,17 persen.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved