Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

11 Polisi Baru Positif Covid-19, SPN Batua Makassar Didik Siswa Via Online

Pernyataan Kombes Pol Joko Pitoyo itu sekaligus membantah adanya kabar beredar yang menyebut 200 siswa SPN Batua positif Covid-19.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Ratusan Calon Polisi berkumpul di SPN Batua Makassar, Senin (7/8/2017). Mereka akan melakukan pendidikan selama 7 bulan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 11 polisi baru  lulusan Penerimaan Calon Bintara Polri Tahun Anggaran 2020, asal Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dinyatakan positif Covid-19.

Mereka yang akan mengikuti pendidikan lanjutan di Sekolah Pendidikan Negara (SP) Batua, Makassar itu, pun harus menjalani karantina di RS Bhayangkara Makassar dan Mamuju Sulawesi Barat.

"Untuk yang positif Covid, enam dari Sulbar dan lima dari Sulsel. Dirawat di rumah sakit Bhayangkara Makassar dan Mamuju Sulbar," kata Kepala SPN Batua, Kombes Pol Joko Pitoyo dikonfirmasi tribun.

Pernyataan Kombes Pol Joko Pitoyo itu sekaligus membantah adanya kabar beredar yang menyebut 200 siswa SPN Batua positif Covid-19.

Sebelum melanjutkan pendidikan di SPN Batua, lanjut Joko Pitoyo, para siswa akan menjalani swab di kepolisian resort daerah masing-masing.

"Jadi 14 hari kemudian akan diswab di polres masing-masing. Untuk yang positif akan dikarantina di rumah sakit kabupaten masing-masing," ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya hanya melakukan pendidikan terhadap para siswa secara daring.

Tujuannya agar menghindari kerumunan yang dapat memicu terjadinya penyebaran Covid-19.

"Jadi sekarang untuk siswa itu mengikuti pengalihan program pendidikan untuk dikembalikan ke rumah masing-masing, dengan melaksanakan daring atau bicon dari rumah masing-masing," beber Joko.

Pendidikan daring itu kata Joko Pitoyo telah berlangsung beberapa hari terakhir.

"Jadi tiap hari kita tepat laksanakan pendidikan. Cuman, lewat daring," ucapnya.

Menurutnya, efektifitas pendidikan via daring itu memang kurang maksimal. Namun demikian kata dia, hal itu telah disesuaikam dengan materi pendidikan yang memungkinkan dilangsungkan via daring.

"Kalau untuk efektifnya tidak maksimal ya. Tapi, untuk daring kita tekankan untuk mental kepribadian terus mental kejuangan siswa, untuk materi TOT kepolisian belum dilaksanakan karena masih baru," terang Joko Pitoyo.

Untuk Polda Sulsel atau asal Sulawesi Selatan, tahun ini meluluskan sebanyak 422 siswa dari 494 peserta seleksi.

Untuk Polda Sulbar atau asal Sulawesi Barat, meluluskan 284 siswa dari total 335 peserta seleksi.

Mereka telah mengikuti sidang terbuka kelulusan pada 13 November 2020.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved