Breaking News:

Tim Monev Minta Durasi Latihan Atlet Dayung Sulsel Ditambah, Ini Alasannya

Anggota Monitoring dan evaluasi (Monev) untuk cabang olahraga (Cabor) Dayung, Andi Akbar meminta pelatih dayung menambah durasi latihan atlet.

Handover
Atlet Dayung Sulsel saat sedang latihan di Danau samping GTC 

Tim Monev Minta Durasi Latihan Atlet Dayung Sulsel Ditambah, Ini Alasannya

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR  - Anggota Monitoring dan evaluasi (Monev) untuk cabang olahraga (Cabor) Dayung, Andi Akbar meminta pelatih dayung menambah durasi latihan atlet.

Alasannya, berdasarkan pengamatannya selama dua bulan terakhir, kehadiran atlet untuk menjalani latihan rata-rata 50 jam per bulan. 

“Sementara berdasarkan teori, untuk mencapai target medali di PON, atlet harus latihan dengan rata rata 80 jam per bulannya. Jadi saya menurut saya durasi latihan ini harus dimaksimalkan, “ ujar Andi Akbar.

“Tentu kita mengharapkan demikian, karena prestasi bisa diraih dengan bermodal utamanya adalah latihan. Sehingga mungkin 10 bulan terakhir ini, latihan harus lebih digenjot lagi tentu dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, “ sambungnya.

Sementara itu, Pelatih Dayung untuk Rowing, Suting Jafar, menyebutkan para atlet diberi porsi latihan enam kali seminggu, pagi dan sore di danau samping GTC Makassar.

Atlet yang disiapkan untuk Dayung kategori Rowing yakni dua putra dan dua putri dengan enam nomor perlombaan.

Sulfianto (kedua dari kanan), atlet dayung asal Kabupaten Luwu Utara yang memperkuat kontingen Sulsel di PON XIX Jawa Barat berhasil meraih dua perak.
Sulfianto (kedua dari kanan), atlet dayung asal Kabupaten Luwu Utara yang memperkuat kontingen Sulsel di PON XIX Jawa Barat berhasil meraih dua perak. (Chalik/tribunlutra.com)

Sedangkan untuk Kano dan perahu naga masing masing 14 orang.

Suting menyebutkan, sebelum memasuki Desember, sebanyak dua atlet sempat dipanggil ke Jakarta mengikuti latihan di Pelatnas.

“Sekarang mereka sudah balik, dau dua lainnya yakni Sulfianto dan Fajar untuk tes, “ ujarnya.

Terkait target, ia menyebut pada ajang Pra PON lalu, timnya berhasil merebut satu emdali perak dan dua perunggu.

“Namun kami berharap, tentu ada bantuan peralatan berupa perahu terbaik yang bisa kita gunakan nanti. Tentu kalau bisa ada bantuan, kami optimistis bsia meraih hasil terbaik, “ pungkasnya. (*)

Penulis: Alfian
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved