Tribun Enrekang

Gelar Rapat Konsultasi Publik, Pemda Enrekang Paparkan Revisi RPJMD

Pemerintah Daerah (Pemda) Enrekang, menggelar rapat konsultasi publik penyusunan Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
Ist
Pemerintah daerah (Pemda) Enrekang menggelar Rapat Konsultasi Publik Penyusunan Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 di ruang pola Kantor Bupati Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Pemerintah Daerah (Pemda) Enrekang, menggelar rapat konsultasi publik penyusunan Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 di ruang pola Kantor Bupati Enrekang.

Sekda Enrekang H Baba menyampaikan, RPJMD ini adalah perencanaan pembangunan lima tahun yang disusun berdasarkan visi-misi kepala daerah yang terpilih. 

"RPJMD ini Berisi penjelasan tentang seluruh program prioritas pembangunan daerah, dan menjadi pedoman bagi seluruh OPD dan stakeholder dalam menetapkan strategi dan dan kebijakan pembangunan daerah di Kab. Enrekang," kata H Baba, Jumat (11/12/2020).

Ia juga memaparkan beberapa tujuan dan sasaran revisi RPJMD ini sehingga dapat dilaksanakan. 

Pertama, melakukan update data kondisi pencapaian kinerja pembangunan daerah terkini. 

"Kedua, Melakukan analisis gambaran keuangan daerah sesuai kondisi keuangan. Ketiga, perumusan masalah dan isu strategis daerah. Empat, penyesuaian rumusan dan target kinerja," ujarnya.

Selain itu, yang kelima, penyesuaian strategi dan arah kebijakan dengan sasaran baru.

Keenam, penyesuaian rumusan program pembangunan daerah dengan OPD sesuai Permendagri 90/2019.

Serta yang ketujuh, merumuskan indikator kinerja utama (IKU) dan kunci (IKK) Kepala/Wakil kepala daerah dan OPD berdasar urusan masing-masing.

Sementara Kepala Bappeda-Litbang, Chaidar Bulu menyampaikan revisi ini dilakukan sesuai regulasi dari pemerintah pusat akibat pandemi Covid. 

"Ini sesuai dengan aturan dari pusat, setelah adanya pandemi. Provinsi juga bulan lalu telah melaksanakan RPJMD, yang berarti bahwa semua kabupaten otomatis Revisi juga," tutur Chaidar.

Rapat konsultasi publik ini di hadiri oleh seluruh stakeholder Kabupaten Enrekang, mulai dari Ketua dan anggota DPRD Enrekang, OPD, SKPD, Tim ahli P2KP Unhas.

Serta pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, agama, pemuda, ormas, LSM dan insan pers.(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved