Breaking News:

Citizen Reporter

Disdik dan Dewan Pendidikan Gelar Dialog, Kadisdik Sulsel Berharap Lahir Ide dan Pemikiran Cerdas

DINAS Pendidikan (Disdik) Sulsel bekerjasama dengan Dewan Pendidikan Sulsel menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan Dewan Pendidikan

Citizen Reporter
Kadisdik Sulsel Muhammad Jufri Ketika Membuka Workshop Penguatan Kelembagaan Dewan Pendidikan di Hotel Whiz Prime Makassar, Jumat (11/12/2020). 

Citizen Reporter, Muhammad Haris, Kasi Pembinaan SMA Cabdisdik Wilayah I Melaporkan dari Makassar

DINAS Pendidikan (Disdik) Sulsel bekerjasama dengan Dewan Pendidikan Sulsel menggelar Workshop Penguatan Kelembagaan Dewan Pendidikan dengan Tema "Dialog Akhir Tahun Proyeksi Pendidikan di Era Pandemi" Jumat (11/12/2020).

Kegiatan yang digelar sehari ini dilaksanakan di Hotel Whiz Prime, Jalan Jemderal Sudirman Makassar, dan menampilkan narasumber terdiri Kadisdik Sulsel Prof Dr Muhammad Jufri, M.Si, M.Psi, Psikolog, Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Dr H Suryadi Culla, Prof Dr Armin Arsyad, M.Si, Prof Dr Heri Thahir, SH, MH, dan Dr Hasrul, SH, MH.

Sementara untuk peserta adalah para Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota, Kadisdik Kabupaten/Kota, Pejabat eselon III Disdik Sulsel, Korswas Dr Muliono Caco, para Kepala Cabang Dinas Pendidikan dari 12 wilayah, Ketua MKKS SMA dan SMK, Kepsek SMA dan SMK, dan Komite Sekolah (SMA, SMK, dan SLB).

Kadisdik Sulsel Muhammad Jufri ketika membuka kegiatan ini berharap melalui dialog pendidikan ini dapat melahirkan ide-ide cemerlang dan pemikiran cerdas yang dapat dijadikan acuan untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, salah satu tujuan dari dialog pendidikan ini adalah untuk mencari titik temu dan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi di bidang pendidikan selama ini termasuk di masa pandemi ini.

Olehnya itu, melalui kegiatan ini sangat diharapkan lahirnya ide-ide dan pemikiran-pemikiran cerdas dari para narasumber dan peserta dialog pendidikan.

"Ide-ide cemerlang dan pemikiran-pemikiran cerdas ini  nantinya menjadi bahan untuk melakukan langkah strategis dalam rangka  penguatan dan kemajuan pendidikan di Sulsel," harapnya.

Pada kesempatan ini, Kadisdik juga menyampaikan kondisi terkini pendidikan Sulsel di bawah komandonya, termasuk memaparkan secara gamblang tentang program-program andalannya di bidang pendidikan tahun 2021 mendatang.

Termasuk program yang diberi nama "Sulsel Mengajar" yang dalam waktu dekat ini  akan diluncurkan. Katanya, Disdik Sulsel berencana mengangkat 100 guru kontrak yang akan ditempatkan di daerah yang sangat membutuhkan seperti Pangkep, Sinjai, Luwu,  Toraja, dan daerah lainnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penempatan Kepsek sesuai zonasi. "Sekarang ini Disdik Sulsel meminta dan menunggu usulan dari Cabang Dinas  Pendidikan Wilayah masing-masing kaitan dengan penempatan Kepsek sesuai zonasi," ungkap Prof Muhammad Jufri yang berdarah Selayar ini.

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Suryadi Culla di hadapan para peserta dialog menyampaikan bahwa  pengelolaan pendidikan selama ini terjadi mispersepsi terkait kewenangan.

Hal terjadi  karena adanya kebijakan pelimpahan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah  (SMA, SMK, dan SLB) ke provinsi, dan untuk pengelolaan SD dan SMP kewenangannya  Kabupaten/Kota.

Untuk itu, perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi program pendidikan antara Disdik dengan Dewan Pendikan,  antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, demikian juga kepada masyarakat kaitannya dengan kewenangan dan pengelolaan di satuan pendidikan. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved