Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Libatkan Mahasiswa, Dosen Hukum Unhas Terbitkan Buku Kejahatan Siber

Sedangkan, pendefinisian kejahatan agresi dalam Hukum Internasional belum diatur secara jelas dan tegas

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/IKHSAN
Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) menerbitkan buku berjudul "Korelasi Kejahatan Siber dan Kejahatan Agresi dalam Perkembangan Hukum Internasional 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) menerbitkan buku berjudul "Korelasi Kejahatan Siber dan Kejahatan Agresi dalam Perkembangan Hukum Internasional."

Uniknya penulisan buku ini merupakan kolaborasi antar Dosen dan Mahasiswa FH-UH yaitu; Dr. Maskun, Dr. Naswar, Achmad M.H, Hasbi Assidiq, Armelia Safira dan, Siti Nurhalima Lubis.

Dr. Maskun menjelaskan, alasan penulisan buku ini, karena maraknya penggunaan teknologi dalam menyerang keamanan suatu negara.

Sedangkan, pendefinisian kejahatan agresi dalam Hukum Internasional belum diatur secara jelas dan tegas sampai saat ini. 

"Pendefinisian kejahatan agresi dan korelasinya dengan kejahatan siber sangat mendesak untuk diatur dalam Hukum Internasional. Mengingat, perkembangan teknologi dan kasus Internasional yang semakin marak terjadi," ujarnya, Senin (7/12/2020).

Lanjutnya, kejahatan siber yang bersifat borderless (tidak berbatas) dan nemeless (anonim) semakin menyulitkan dunia internasional mengadili pelaku kejahatan siber.

"Kondisi hari ini begitu banyak kasus-kasus yang terjadi di beberapa negara, sayangnya hukum internasional belum memberikan ruang yang begitu tegas untuk hal tersebut," jelasnya.

Adapun alasannya melibatkan mahasiswa sebagai penulis, untuk menerapkan kolaborisi aktif antara mahasiswa dan dosen.

"Dalam konteks ini kami melihat mahasiswa dan dosen sebagai peneliti, sehingga hak dan kewajibannya itu sama, seperti proses publikasi, editing, penulisan, wajib ikut menyertakanmahasiswa," katanya.

Ia pun berharap, agar kedepannya, hukum menyangkut kejahatan menggunakan teknogi, semakin diminati.

"Saya ingin hukum teknologi ini kedepannya semakin diminati oleh banyak orang, dan yang terpenting kolaborasi antara mahasiswa dan dosen semakin banyak dalam melakukan penelitian bersama," tutupnya.

Untuk cetakan pertama, disediakan 100 exmplar, yang dipasarkan melalui Sosial media (Sosmed) dan jaringan-jaringan antara mahasiswa Hukum, juga tersedia di google playbook.

Jadi jika kalian berminat membeli buku tersebut, silahkan hubungi Siti Nurhalima Lubis di +62 822-9691-9569. 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved